Eks Komandan TKN Fanta & 150 Aktivis Cipayung Resmi Merapat ke Golkar

Reporter : Shofa
Eks Komandan TKN Fanta Arief Rosyid

Jakarta, JatimUPdate.id - Eks Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid, secara resmi bergabung ke Partai Golkar.

Keputusan politik ini diumumkan pada Sabtu (28/6/2025) dalam sebuah acara yang turut dihadiri Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Baca juga: Bamsoet Dorong F- Partai Golkar Jadi Garda depan Penataan Sistem Partai Politik Perkuat Demokrasi dan Keadilan Sosial

Langkah Arief ini tak hanya menandai kembalinya aktivis muda itu ke jalur partai politik, tetapi juga menunjukkan arah politik baru pasca-Pemilu 2024, terutama bagi para pendukung muda pasangan Prabowo-Gibran yang kini mencari wadah baru untuk berkiprah.

“Saya bergabung ke Partai Golkar karena terinspirasi oleh sosok Ketum Bahlil Lahadalia, yang membuktikan bahwa siapa pun bisa mencapai posisi strategis lewat perjuangan,” ujar Arief dalam keterangannya Sabtu (28/06).

Arief menegaskan bahwa ikatan historis dengan Partai Golkar juga menjadi salah satu faktor penentu pilihannya.

Baca juga: Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Investasi, Akselerasi Hilirisasi, dan Jamin Stok Energi Nasional Aman

Sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), ia mengingatkan bahwa HMI pernah menjadi bagian dari pendiri Sekber Golkar di era 1960-an.

“Saya dibesarkan oleh HMI, dan sejarah itu menjadi bagian dari alasan saya untuk melangkah bersama Golkar,” katanya.

Bergabungnya Arief juga berbarengan dengan masuknya 150 aktivis muda dari organisasi Cipayung, seperti HMI, PMII, hingga GMNI, ke organisasi sayap Golkar, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Baca juga: Rasisme Bukan Kritik: Membaca Prestasi Bahlil Lahadalia di Sektor Energi dan Tambang

Langkah ini dipandang sebagai strategi konsolidasi kekuatan muda Golkar menjelang kontestasi politik 2029.

Arief Rosyid sebelumnya dikenal sebagai figur pemuda Islam yang aktif dalam dunia organisasi, kesehatan, hingga dakwah digital. Keputusannya bergabung ke Golkar membuka spekulasi mengenai perannya dalam konsolidasi pemilih muda dan Islam moderat di tubuh partai beringin (sof).

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru