Pemkab Sidoarjo Salurkan BSU ke 155 Ribu Pekerja Berpenghasilan Rendah

Reporter : Imam Hambali
Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati pada acara penyerahan BSU di Kantor Pos Sidoarjo, Kamis (17/7/2025).

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada lebih dari 155.000 warga yang berpenghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Baca juga: Sidak RTLH di Sedati, Bupati Sidoarjo Pastikan Rumah Warga Segera Diperbaiki

Bantuan sebesar Rp600.000  per orang ini diharapkan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat mendorong ketahanan ekonomi keluarga.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengatakan penyaluran dilakukan melalui dua mekanisme Kantor Pos dan rekening bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).

Dari total anggaran sebesar Rp111 miliar, sekitar Rp46,7 miliar disalurkan melalui Kantor Pos untuk 77.988 penerima, sementara sisanya ditransfer melalui bank.

"Penyaluran simbolis hari ini kami berikan kepada kader kesehatan Posyandu yang tidak memiliki rekening Himbara," kata Fenny dalam acara penyerahan BSU di Kantor Pos Sidoarjo, Kamis (17/7/2025).

Baca juga: Aksi Balap Liar Diamankan di Arteri Porong Sidoarjo, Polisi Panggil Orang Tua Pelaku

Lebih dari sekadar bantuan tunai, Pemkab Sidoarjo menyisipkan harapan agar dana ini bisa menjadi modal kecil untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.

Fenny mencontohkan pemanfaatan melalui kelompok Asman Toga (Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga) atau usaha kuliner sederhana berbasis bahan lokal.

"Uang Rp600 ribu ini bisa tetap berputar, bukan langsung habis untuk konsumsi. Bisa dipakai untuk produksi makanan bernilai jual, seperti keripik atau olahan dari tanaman toga," ujarnya.

Baca juga: Truk Boks Tabrak Dump Truck di By Pass Balongbendo Sidoarjo, Satu Tewas di Lokasi

Salah satu penerima, Heny Apriningsih (61), kader Posyandu dari Kelurahan Sidoklumpuk, menyambut baik BSU tersebut.

Ia menyebut bantuan ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarganya.

"Saya akan investasikan ke tanaman toga atau kebutuhan rumah tangga yang lebih berkelanjutan," tuturnya.(ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru