Ekonomi Jatim Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II 2025, Lampaui Nasional

Reporter : M Aris Effendi
Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli tengah melakukan jumpa pers, dan grafik perbandingan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dengan sejumlah daerah lainnya.

 

Surabaya – JatimUPdate.id, – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat perekonomian Jawa Timur tumbuh sebesar 5,23 persen pada triwulan II tahun 2025 (y-on-y).

Baca juga: Pemeriksaan Gubernur Jatim oleh Jaksa KPK di PN Tipikor Surabaya Batal Digelar

Capaian ini melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,12 persen pada periode yang sama.

Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli, mengungkapkan angka pertumbuhan tersebut berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp 849,30 triliun.

Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp 509,45 triliun.

“Dibandingkan triwulan I/2025, ekonomi Jawa Timur mengalami pertumbuhan sebesar 3,09 persen (q-to-q),” ujar Zulkipli dalam keterangannya, Rabu (6/8/2025).

Sektor Pertanian dan Belanja Pemerintah Jadi Pendorong

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada triwulan II/2025 terjadi pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang naik signifikan sebesar 16,53 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Konsumsi Pemerintah mencatatkan lonjakan tertinggi, yakni tumbuh sebesar 16,42 persen.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (y-on-y), pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi berasal dari Lapangan Usaha Jasa Perusahaan dengan kenaikan 9,76 persen.

Baca juga: Gelar Rakorda: Pordi Jawa Timur Mantapkan Arah Program Organisasi Tahun 2026

Adapun dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 7,67 persen.

Industri Pengolahan dan Konsumsi Rumah Tangga Masih Mendominasi

Secara struktur, ekonomi Jawa Timur masih didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan dengan kontribusi sebesar 31,10 persen terhadap PDRB.

Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) menjadi yang terbesar dengan kontribusi mencapai 60,98 persen.

Posisi Kedua di Pulau Jawa

Baca juga: Uji Legitimasi di Tengah Kerentanan 194 Juta Jiwa

Zulkipli juga memaparkan bahwa secara spasial, struktur perekonomian Pulau Jawa pada triwulan II/2025 masih dipimpin oleh DKI Jakarta dengan kontribusi sebesar 29,17 persen terhadap total PDRB regional.

Jawa Timur berada di posisi kedua dengan kontribusi 25,36 persen, disusul Jawa Barat (22,55 persen), Jawa Tengah (14,43 persen), Banten (6,94 persen), dan DI Yogyakarta (1,55 persen).

Dari sisi pertumbuhan ekonomi tahunan (y-on-y), DI Yogyakarta mencatat pertumbuhan tertinggi di Pulau Jawa dengan angka 5,49 persen.

Diikuti oleh Banten (5,33 persen), Jawa Tengah (5,28 persen), Jawa Barat dan Jawa Timur (masing-masing 5,23 persen), serta DKI Jakarta (5,18 persen).

“Secara umum, terjadi akselerasi perekonomian di Pulau Jawa yang ditopang oleh masih tingginya permintaan ekspor maupun domestik,” pungkas Zulkipli. (rilis/ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru