Ratusan Warga Bondowoso Antusias Terima Bantuan Idul Adha di Ponpes Al-Ishlah

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Warga membawa paket sembako bantuan dari dermawan Muslim Singapura usai kegiatan pembagian bantuan sosial di Masjid Kembar Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Selasa (26/5/2026), menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Warga membawa paket sembako bantuan dari dermawan Muslim Singapura usai kegiatan pembagian bantuan sosial di Masjid Kembar Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Selasa (26/5/2026), menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan warga mulai berdatangan ke kawasan Masjid Kembar Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Selasa (26/5/2026) pagi.

Mereka membawa kupon bantuan sembako sambil menunggu pembagian yang digelar menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Suasana semakin ramai ketika warga mulai memenuhi area masjid dan tangga pelataran pondok pesantren. Sebagian duduk berkelompok sambil menunggu giliran pembagian.

Anak-anak kecil tampak duduk di antara para ibu sambil memegang paket bantuan. Ada pula yang asyik menikmati makanan ringan di tengah keramaian suasana pagi itu.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat berada di tangga Masjid Kembar, sebagian besar warga tampak telah menerima bantuan dan bersiap pulang sambil membawa paket sembako berbungkus merah di tangan mereka.

Menjelang Idul Adha tahun ini, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso menyalurkan sebanyak 675 paket sembako dan sekitar 300 perlengkapan ibadah berupa sarung, mukena, dan jilbab kepada masyarakat.

Bantuan tersebut merupakan derma dari para donatur dan jemaah Muslim asal Singapura yang selama ini rutin menjalin silaturahmi dengan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso.

Suasana hangat sempat pecah menjadi gelak tawa saat Wakil Pimpinan Ponpes Al-Ishlah, Gus Yasin, meminta warga mengangkat kupon bantuan mereka ke udara.

“Yang kupon kuning sembako, yang kupon hijau sarung. Jangan tertukar,” selorohnya disambut tawa warga.

Dalam sambutannya, Gus Yasin mengajak masyarakat bersyukur karena masih dapat berkumpul dalam keadaan sehat pada momentum Hari Arafah, saat jutaan umat Muslim sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Ia juga menyebut jumlah bantuan tahun ini memang tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya yang sempat mencapai ribuan paket. Namun demikian, kegiatan berbagi tetap disyukuri karena masih dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tahun-tahun sebelumnya bisa sampai 1.000, 2.000 bahkan 3.000 paket. Tapi tahun ini Allah masih memberikan nikmat kepada kita sebanyak 675 sembako,” ujarnya.

Gus Yasin berharap bantuan serupa dapat kembali bertambah pada tahun mendatang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Untuk yang belum dapat mohon dimaafkan dan didoakan supaya tahun depan bisa lebih banyak lagi,” katanya.

Kegiatan sosial tersebut dikoordinatori oleh H. Norrudin Bin Jalaluddin, Ustadz Suhaimi Bin Wagiman, Abdul Aziz Bin Aidi beserta keluarga, Ustadzah Hamidah Hassan bersama Kumpulan Nur Hidayah, serta H. Selamat.

Sementara itu, perwakilan rombongan Muslim Singapura mengaku bahagia dapat kembali datang ke Bondowoso untuk berbagi bersama masyarakat. Kunjungan tahun ini menjadi kali keenam mereka hadir di Ponpes Al-Ishlah.

“Kami dari Singapura mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kyai Thoha Maksum dan keluarga besar Ponpes Al-Ishlah yang selalu menerima kami dengan penuh kehangatan,” tuturnya.

Salah seorang penerima manfaat, Bu Trisno, warga Desa Taman, Kecamatan Grujugan, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya menjelang Idul Adha.

“Alhamdulillah," katanya singkat. 

Hal serupa juga disampaikan Pak Hafidi, warga Tlogosari. Ia menyebut bantuan sembako dari Ponpes Al-Ishlah rutin dinantikan masyarakat setiap menjelang hari besar keagamaan.

“Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena sangat membantu warga,” ujarnya.

Selain pembagian sembako, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso juga dijadwalkan melaksanakan penyembelihan ratusan hewan kurban seusai pelaksanaan Salat Idul Adha, Rabu (27/5/2026) pagi. Daging kurban tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat dalam ribuan bungkus atau paket.

Sekitar pukul 08.00 WIB, warga mulai meninggalkan kawasan Masjid Kembar sambil membawa paket sembako di tangan mereka. Di tengah suasana sederhana itu, bantuan yang datang dari negeri seberang menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga menjelang Idul Adha. (ries/yh)