Surabaya,JatimUPdate.id - Sebanyak 500 siswa dari keluarga kurang mampu di Kota Surabaya menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari PDI Perjuangan.
Penyaluran bantuan ini berlangsung di Gedung Kertini, Jalan Jepara, sebagai wujud komitmen partai dalam mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Baca juga: Buleks Serap Aspirasi Masyarakat Warga Keluhkan Pagar Makam Rusak hingga Saluran Air
“Alhamdulillah, penyaluran bantuan berjalan lancar. Hanya ada sekitar dua anak yang terkendala akibat kesalahan pendataan. Secara umum, semua tepat sasaran,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, yang akrab disapa Bulek, Senin (8/9).
Buleks menegaskan pentingnya memanfaatkan bantuan tersebut secara tepat untuk kebutuhan pendidikan anak.
“Jangan sampai digunakan untuk kepentingan orang tua. Bantuan ini untuk anak, seperti seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya,” tegasnya.
Baca juga: Pasca Rakernas, Fraksi PDIP Surabaya Pertegas Arah Perjuangan
Program PIP ini merupakan aspirasi dari anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Puti Guntur Soekarno, yang disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya hingga ke tingkat PAC.
“Ini adalah kerja kerakyatan PDI Perjuangan. Selain menyalurkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat,” tambah Buleks
Baca juga: Komisi B DPRD Surabaya Dukung Pesona Buaya Dorong UMK Naik Kelas
PDI Perjuangan berkomitmen menjadikan program ini berkelanjutan setiap tahun agar semakin banyak anak dari keluarga tidak mampu yang terbantu dan terhindar dari risiko putus sekolah.
"Bantuan PIP diberikan dalam bentuk uang tunai dengan besaran bervariasi sesuai jenjang pendidikan," demikian Budi Leksono. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat