Reses William Serap Aduan PHK Usia Senior hingga Soal BPJS dan Infrastruktur

Reporter : Ibrahim
William Wirakusuma, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id – Selain soal pendidikan, William juga menyoroti keresahan masyarakat terkait kondisi ekonomi pasca gelombang efisiensi di sejumlah perusahaan. 

Menurutnya, warga yang berusia di atas 50 tahun kerap menjadi pihak paling terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca juga: Jaga Kondusivitas Kota, Komisi A Dorong RTRW hingga Camat Deteksi Dini Gangguan Keamanan Masyarakat

“Kalau anak-anak muda kan sudah banyak pelatihan kerja yang bisa diakses. Nah, yang usia senior ini justru lebih rentan karena biasanya perusahaan melakukan efisiensi dengan mengurangi tenaga kerja yang usianya di atas 50 tahun. Ini yang harus jadi perhatian serius Pemkot Surabaya,” jelasnya, Rabu (17/9).

Tidak hanya itu, aduan terkait infrastruktur juga masih mendominasi serap aspirasi. 

Baca juga: Anggota Komisi XI DPR: Dana Desa Harus Tepat Sasaran dan Dongkrak Kesejahteraan Warga

William menyebut persoalan jalan, saluran air, hingga penerangan lingkungan tetap menjadi kebutuhan utama warga yang berharap segera ditindaklanjuti.

“Kalau infrastruktur memang hampir selalu muncul di setiap reses. Warga berharap segera ada percepatan perbaikan agar kenyamanan dan aktivitas sehari-hari mereka tidak terganggu,” tegas William.

Baca juga: Ajeng Wira Wati Tinjau Sekolah Rakyat, Optimis Surabaya Bebas Anak Putus Sekolah

Selain itu, pertanyaan seputar layanan kesehatan dan kepesertaan BPJS juga banyak disampaikan. Mulai dari aturan masa rawat inap hingga proses klaim, menjadi hal-hal teknis yang masih membingungkan masyarakat.

“Misalnya soal aturan tiga hari rawat inap di rumah sakit, banyak warga yang mempertanyakan. Hal-hal teknis seperti ini harus dijelaskan dengan baik supaya masyarakat tidak kebingungan,” demikian William Wirakusuma. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru