Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko buka suara terkait Sidak ke PT Suka Jadi Logam (SJL) bersama Bambang Haryo Soekartono DPR RI, Cahyo Harjo Prakoso, DPRD Jawa Timur, Mochammad Machmud, DPRD kota Surabaya, dan Wawali Surabaya Armuji.
Sidak dilakukan lantaran PT SJL diduga menjalankan aktivitas peleburan emas yang mencemari lingkungan serta menimbulkan keresahan warga Wisma Tengger, Kecamatan Benowo.
Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
Yona mengklaim, sidak yang dilakukan empat institusi tersebut bermuara dari laporan warga Kandangan terkait polusi.
"Kenapa harus ada empat institusi? Jadi sebenarnya kami awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait dengan adanya keluhan warga kota Surabaya, khususnya rekan-rekan atau warga yang ada di kandangan." tutur Yona, kepada JatimUPdate, Rabu (17/9).
Laporan itu, tambah Yona disampaikan warga melalui akun media sosial atau medsos masing-masing legislator, tak terkecuali Armuji.
"Itu banyak masuk melalui medsos ke kawan-kawan termasuk dari DPR RI juga mendapatkan aduan, lalu kemudian juga dari DPRD Provinsi, termasuk halnya kami. Kami mendapatkan informasi itu, yang kemudian juga secara kebetulan Pak Wawali pun juga mendapatkan hal yang sama." beber Yona.
Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Yona menambahkan, usai mendapatkan laporan itu, pihaknya berkoordinasi untuk melakukan sidak ke PT SJL.
Sebab, kondisi di lapangan terdapat dugaan pencemaran lingkungan.
"Lalu kami melakukan koordinasi, karena ini sebenarnya kondisinya sudah cukup memprihatinkan terkait dengan adanya dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT.SJL." ujarnya.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
Yona memaparkan, pihaknya ikut sidak karena lokus perusahaan tersebut berada di daerah pemilihan (Dapil) V Surabaya.
Pun untuk memastikan kebenaran informasi yang diterimanya terkait laporan warga tersebut.
"Dan kenapa ada Pak Yona, ada Pak Machmud, karena memang kami adalah wakil rakyat yang mewakili daerah tersebut. Nah kebetulan lokusnya itu di dapil kami. Tentu kami tergerak untuk ikut turun secara langsung dan memastikan kebenaran dari informasi yang masuk kepada kami." demikian Yona Bagus Widyatmoko. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat