Prabowo dan Gagasan tentang Generasi Pencipta Kerja

avatar Zainal Abidin
  • URL berhasil dicopy
Zainal Abidin
Zainal Abidin

Oleh Zainal Abidin

Jurnalis JatimUPdate.id

 

Gresik, JatimUPdate.id - Di banyak keluarga Indonesia, masa depan sering dibayangkan dalam satu bentuk yang sederhana: menjadi ASN. Pekerjaan tetap, gaji pasti, dan hidup yang dianggap aman.

Selama bertahun-tahun, itulah definisi keberhasilan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Karena itu, ketika Prabowo Subianto mengajak generasi muda untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pegawai negeri, pernyataan itu segera memantik percakapan luas di ruang publik.
Prabowo menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak anak muda yang berani menjadi pengusaha, membangun usaha sendiri, dan membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Sebuah gagasan yang terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyentuh cara pandang lama masyarakat tentang makna pekerjaan dan keamanan hidup.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, profesi ASN memang masih terlihat sebagai pelabuhan paling tenang.

Banyak orang tua percaya bahwa stabilitas lebih penting daripada risiko. Dalam masyarakat yang pernah berkali-kali mengalami krisis ekonomi, pilihan itu bukan tanpa alasan.

Namun zaman perlahan berubah.
Ekonomi digital, industri kreatif, dan pertumbuhan UMKM mulai membuka ruang baru bagi generasi muda untuk membangun jalannya sendiri.

Anak muda hari ini tumbuh di era ketika seseorang bisa memulai usaha dari layar ponsel, membangun pasar tanpa harus memiliki toko besar, bahkan menciptakan pekerjaan yang dulu tidak pernah dikenal.

Meski demikian, menjadi pengusaha tetap bukan jalan yang mudah. Ia tidak menawarkan kepastian sebagaimana kursi ASN.

Dunia usaha dipenuhi risiko, kegagalan, dan ketidakstabilan yang sering kali melelahkan secara mental maupun finansial.

Karena itu, perdebatan antara menjadi ASN atau pengusaha sebenarnya bukan sekadar soal pekerjaan.

Ia adalah perdebatan tentang cara manusia memandang hidup: memilih keamanan atau kemungkinan.

Di satu sisi, negara tetap membutuhkan ASN yang bekerja melayani publik dengan integritas. Namun di sisi lain, bangsa ini juga memerlukan keberanian anak-anak muda yang mampu menciptakan peluang baru di tengah perubahan zaman.

Sebab sebuah negara tidak hanya dibangun oleh mereka yang menjaga sistem tetap berjalan, tetapi juga oleh mereka yang berani menciptakan sesuatu yang sebelumnya belum pernah ada.