Surabaya, JatimUPdate.id – Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (18/9), terasa berbeda. Di tengah lantunan shalawat, hadir tujuh keluarga dari Jemur Wonosari, Surabaya, yang sehari sebelumnya dilanda musibah kebakaran hebat. Mereka diundang secara khusus oleh Gubernur Khofifah untuk menerima santunan sekaligus bersilaturahmi.
Musibah itu terjadi Rabu malam (17/9) di Gang Masjid, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo. Api melalap tujuh rumah dan memaksa para penghuninya kehilangan harta benda berharga. Salah satunya adalah Untung Pribadi (33), seorang musisi jalanan, yang harus merelakan tabungan Rp3 juta hasil mengamen selama setahun ikut ludes terbakar. Uang itu sejatinya ia sisihkan untuk biaya memperpanjang kontrakan tahun depan.
Khofifah menuturkan, dirinya sengaja mengundang para korban ke rumah agar bisa bertatap muka langsung. Ia ingin memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah warganya yang sedang tertimpa cobaan.
“Saya mohon maaf kemarin tidak sempat menyapa mereka saat kejadian. Maka malam ini saya undang semuanya, tujuh kepala keluarga hadir di sini. Sekaligus saya serahkan santunan bagi mereka,” ujar Khofifah.
Lebih lanjut, Khofifah menegaskan, bantuan tidak hanya berupa santunan tunai. Ia secara pribadi juga akan mengganti uang tabungan yang hangus terbakar milik Untung Pribadi. “Uang hasil jerih payah beliau sebagai musisi jalanan itu sangat berharga. Insyaallah saya akan mengganti sejumlah yang hilang ditambah santunan,” terangnya.
Selain memberikan bantuan, Khofifah menggunakan momen ini untuk mengajak masyarakat Jawa Timur memperkuat kepedulian sosial. Menurutnya, solidaritas warga sekitar merupakan pertolongan pertama yang sangat dibutuhkan ketika terjadi musibah.
“Kepedulian kepada sesama harus terus kita tumbuhkan. Saat tetangga tertimpa musibah, kitalah yang pertama kali hadir. Hal-hal kecil seperti bertegur sapa, saling membantu, itulah yang menjaga harmoni di lingkungan,” pesannya.
Baca juga: Khofifah Bantah Terima Ijon 30 Persen Dana Hibah Pokir DPRD Jatim
Khofifah pun berharap tujuh keluarga korban kebakaran itu diberi kesabaran dan kekuatan untuk bangkit kembali. Ia juga memanjatkan doa agar Allah mengganti kerugian mereka dengan rezeki yang lebih baik. “Mudah-mudahan mereka diberikan kesabaran, kekuatan, dan rezeki berlipat ganda oleh Allah SWT. Amin,” tuturnya.
Sementara itu, Untung Pribadi mengaku terharu atas perhatian yang diberikan langsung oleh orang nomor satu di Jawa Timur tersebut. Meski kehilangan harta benda dan tabungan, ia mencoba ikhlas. “Saya menyayangkan sekali uang tabungan hasil mengamen itu terbakar. Tapi alhamdulillah masih ada perhatian dan kepedulian dari Ibu Gubernur,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Musibah kebakaran Jemur Wonosari menjadi pengingat betapa cepatnya api bisa meluluhlantakkan kehidupan. Namun, di balik kesedihan itu, kepedulian sosial yang ditunjukkan Khofifah dan masyarakat sekitar menjadi cahaya harapan bagi para korban untuk kembali bangkit.(DPR)
Baca juga: Pemeriksaan Gubernur Jatim oleh Jaksa KPK di PN Tipikor Surabaya Batal Digelar
Editor : Redaksi