Khofifah Minta Bank Jatim Jadi Motor Ekonomi dan Percepat Transformasi Digital

avatar Rio Rolis
  • URL berhasil dicopy
Kantor Bank Jatim
Kantor Bank Jatim

 

Surabaya, JatimUPdate id - Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui transformasi digital dan penguatan pembiayaan sektor produktif.

Hal itu disampaikan Khofifah dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank Jatim Tahun Buku 2025 di Surabaya, Rabu (6/5/2026).

Menurut Khofifah, Bank Jatim tidak sekadar lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

“Peran Bank Jatim menjadi semakin krusial sebagai penghubung antara kekuatan fiskal daerah dengan sektor riil,” kata Khofifah.

Ia mengapresiasi capaian kinerja Bank Jatim sepanjang 2025 yang dinilai mampu menjaga pertumbuhan aset, penyaluran kredit, dan penghimpunan dana pihak ketiga secara konsisten.

Khofifah juga menyoroti pentingnya penguatan digital mindset di tubuh Bank Jatim.

Menurut dia, transformasi digital tidak cukup hanya menghadirkan layanan digital, tetapi juga harus mengubah pola kerja dan pengambilan keputusan yang lebih adaptif.

Selain itu, Khofifah meminta Bank Jatim memperkuat pembiayaan UMKM, optimalisasi bisnis syariah, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko.
Ia juga menyinggung posisi strategis Bank Jatim dalam Kelompok Usaha Bank (KUB).

Saat ini Bank Jatim menjadi induk bagi lima BPD anggota KUB, yakni Bank NTB Syariah, Bank NTT, Bank Sultra, Bank Lampung, dan Bank Banten.

“Ini menjadi modal penting bagi Bank Jatim untuk memperkuat posisi sebagai regional champion,” ujarnya. (rio/yh)