Bondowoso, JatimUPdate.id, - Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, memimpin langsung aksi bersih-bersih serentak dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025 di Pasar Induk Bondowoso, Sabtu (20/9/2025).
Baca juga: Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid Raih Gelar Doktor Cumlaude, Padukan Kepemimpinan dan Ilmu
Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dari berbagai elemen, mulai dari jajaran pejabat daerah, organisasi masyarakat, pelajar, hingga relawan lingkungan. Hadir pula Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, Ketua DPRD H. Ahmad Dhafir, serta para kepala dinas yang bersama-sama turun tangan membersihkan area pasar dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Hamid menegaskan bahwa aksi bersih-bersih bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap isu persampahan.
“Ini adalah momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kesadaran kolektif kita terhadap isu persampahan,” ujar Bupati Bondowoso
Baca juga: Bupati Bondowoso Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tegaskan Meritokrasi Tanpa Kompromi
Gerakan ini juga sejalan dengan target nasional dalam RPJMN 2025–2029. Berdasarkan Perpres Nomor 12 Tahun 2025, pemerintah menargetkan 51,21 persen timbulan sampah dapat dikelola pada 2025 dan meningkat hingga 100 persen pada 2029.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, menjelaskan bahwa aksi tahun ini diperluas melalui kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya di pusat kota, kegiatan bersih-bersih juga dilakukan serentak di sekolah, desa, dan kecamatan di seluruh Bondowoso.
Baca juga: Bondowoso Raih UHC Award 2026, Bupati Abdul Hamid: Negara Hadir Lindungi Hak Kesehatan Warga
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat. Melalui kolaborasi, kita dapat mempercepat perubahan perilaku dan membangun budaya hidup bersih,” jelasnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, Bupati Hamid optimistis Bondowoso bisa menjadi daerah teladan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus berkontribusi pada cita-cita Indonesia Bersih 2029. (ries/mmt)
Editor : Miftahul Rachman