Halal Bihalal Pemkab Bondowoso, Bupati Hamid Ajak Perkuat Sinergi dan Kebersamaan

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid bersalaman dengan jajaran pejabat dan masyarakat dalam kegiatan Halal Bihalal di Pendopo Raden Bagus Assra, Sabtu (21/3/2026).
Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid bersalaman dengan jajaran pejabat dan masyarakat dalam kegiatan Halal Bihalal di Pendopo Raden Bagus Assra, Sabtu (21/3/2026).

 

Bondowoso, JatimUPdate.id – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang digelar di Pendopo Raden Bagus Assra, Sabtu (21/3/2026), usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Para pejabat, aparatur sipil negara, dan masyarakat tampak saling bersalaman, meneguhkan tradisi saling memaafkan dalam balutan nuansa kekeluargaan.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.

Bupati Bondowoso Abddul Hamid Wahid mengajak seluruh hadirin mensyukuri kebersamaan yang terjalin. Ia menegaskan, momen Idulfitri harus menjadi fondasi untuk memperkuat persatuan dan melangkah bersama menuju Bondowoso yang lebih baik.

“Idulfitri bukan hanya tentang kembali suci secara pribadi, tetapi juga tentang memperkuat hubungan sosial. Dari sinilah kekuatan besar untuk membangun daerah itu lahir,” ujarnya.

Mengawali sambutannya, Bupati juga menyampaikan ucapan Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, seraya mengajak seluruh elemen menjadikan Idulfitri sebagai titik awal membersihkan hati dan mempererat tali silaturahmi.

Ia menekankan, semangat saling memaafkan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

IDUL FITRI 1447H JATIM UPDATE

Lebih lanjut, Halal Bihalal dimaknai sebagai sarana untuk meluruhkan sekat, baik secara administratif maupun personal, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Dengan harmoni yang terbangun, birokrasi diharapkan semakin solid, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bupati Hamid juga menegaskan bahwa kerukunan antara pemimpin, aparatur, dan masyarakat menjadi kunci utama percepatan pembangunan.

Kepercayaan publik, menurutnya, akan menentukan efektivitas setiap program yang dijalankan.
Momentum pasca-Ramadan ini sekaligus menjadi pengingat untuk menjaga nilai-nilai yang telah ditempa selama bulan suci, seperti kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial, agar terus hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mendorong peningkatan integritas dan profesionalisme aparatur, serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan agenda strategis daerah, mulai dari swasembada pangan, pengembangan pariwisata megalitikum, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Dedikasi dan kerja nyata dari kita semua adalah kunci keberhasilan pembangunan Bondowoso ke depan,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin dalam Halal Bihalal ini, langkah menuju Bondowoso yang lebih harmonis, maju, dan berdaya saing diharapkan semakin kokoh—dimulai dari hati yang saling memaafkan dan tekad untuk melangkah bersama. (ries/yh)