Surabaya, Jatimupdate.id – Komisi A DPRD Surabaya menyoroti lonjakan jumlah penduduk kota yang kini mencapai 3,08 juta jiwa.
Menurut Anggota Komisi A, Muhammad Saifuddin, angka tersebut membuka peluang penambahan kursi legislatif menjadi 55 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.
Baca juga: Pemkot Blokir Adminduk Mantan Suami Abai Nafkah, Komisi A: Langkah Tegas Beri Efek Jera
“Jumlah penduduk Surabaya sudah melebihi 3 juta plus 1. Maka sangat dimungkinkan kursi DPRD Surabaya bertambah 5, sehingga totalnya 55 kursi,” kata Saifuddin, melalui jaringan WhatsApp Jatimupdate, usai kunjungan ke KPU RI, Sabtu (27/9).
Saifuddin memaparkan, pihaknya juga menyoroti fenomena fluktuasi data kependudukan di kota Pahlawan menjelang dan pasca pemilu.
Ia menyebut, pada 2023 jumlah penduduk sempat tercatat 3 juta, namun turun saat pemilu 2024, lalu kembali naik setelah pemilu.
Baca juga: KTR di DPRD Surabaya, Dewan: Harus Bijak Sediakan Smoking Area
“Menjelang pemilu angka penduduk itu turun, tetapi setelah pemilu jumlahnya malah naik. Nah, ini yang menjadi kajian kami di Komisi A,” jelasnya.
Untuk memastikan akurasi, Komisi A akan melakukan monitoring data kependudukan minimal setiap enam bulan.
Baca juga: Fraksi PKB Buka-bukaan Soal Strategi Raih 10 Kursi pada Pemilu Mendatang
Bahkan, legislator Partai Demokrat itu, pihaknya menjadwalkan kunjungan ke Kementerian Dalam Negeri untuk mendalami persoalan administrasi kependudukan.
“Kami akan memonitor minimal enam bulan sekali terkait perkembangan jumlah penduduk, sehingga nanti tidak seperti pemilu 2024,” demikian Muhammad Saifuddin. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat