Demokrat Dorong PKPU Khusus Pemekaran Dapil Surabaya

Reporter : Ibrahim
Mochammad Machmud, dok JatimUPdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id - Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Mochammad Machmud, mendorong KPU Surabaya mengusulkan PKPU Khusus terkait pemekaran dapil seiring bertambahnya penduduk kota Pahlawan.

"Yang saya tahu KPU itu akan bekerja menetapkan berdasarkan PKPU. Peraturan KPU itu akan diubah termasuk jumlah dapil Surabaya. Jadi KPU Surabaya harus segera menganalisa dan mengusulkan ke KPU RI untuk dibuatkan PKPU khusus Surabaya seiring bertambahnya penduduk." tutur Machmud, Jum'at (3/9)

Baca juga: Silaturahmi dengan Parpol, Fathoni: Momen KPU Tampung Wacana Pemekaran Dapil 

Machmud menyebut, data kependudukan di Surabaya saat ini sudah tembus 3.018.000 jiwa.

Sehingga dengan PKPU Khusus itu, Machmud meyakini seluruh parpol siap menyongsong pemilu berikutnya.

"Kami berharap segera diputusi, karena aturannya sudah ada, sudah mendukung, bahkan Dispendukcapil menyebut warga lebih dari 3 juta. Sehingga PKPU itu berlaku dan seluruh partai tahu untuk siap-siap." urai Machmud.

Machmud juga menganggap rencana KPU Surabaya yang akan berkomunikasi dengan seluruh parpol merupakan langkah yang positif.

Baca juga: Audensi Bersama PDIP, KPU Surabaya: Urusan Dapil Masih Jauh 

Menurutnya, strategi ini sebagai bentuk transparansi untuk penambahan dapil atau kursi di DPRD.

"Ini terobosan yang luar biasa dari KPU untuk bisa turun ke partai. Dan sekaligus diskusi menjelaskan rencana pemecahan dapil maupun yang lain-lain secara transparan." demikian Mochammad Machmud.

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Cristijanto, menegaskan jumlah penduduk Surabaya mencapai 3 juta. 

Baca juga: Desk Monitoring dan Data Kependudukan Tidak Logis Desakan Pemekaran Dapil Surabaya Mencuat

Dengan bertambahnya jumlah penduduk tersebut, Eddy menyebut kursi di DPRD dapat bertambah menjadi 55.

“Sekarang ini jumlah penduduk Surabaya sudah di atas tiga juta jiwa. Artinya, pada Pemilu 2029 alokasi kursi DPRD Kota Surabaya bertambah menjadi 55 kursi,” ujar dia disela- sela rapat paripurna, Selasa (30/9). (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru