Tumbuh Sehat dari Desa: Pemdes Tegalombo Pacitan Gulirkan Program Makanan Bergizi untuk Anak Usia Dini

Reporter : Rio Rolis
Pemerintah Desa Tegalombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) di wilayah desa setempat.

 

Pacitan, JatimUPdate.id — Pemerintah Desa Tegalombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) di wilayah desa setempat.

Baca juga: Hujan Tak Halangi Musrenbangdes Ketindan, RKP Desa 2026 Disahkan dalam Harmoni Kebersamaan

Sebanyak 85 siswa menjadi penerima manfaat dari kegiatan yang dibiayai melalui APBDes Tahun Anggaran 2025 tersebut dengan anggaran mencapai Rp. 8 Juta dengan menu antara lain ayam goreng, sayur, buah, nasi, buah dan susu kedelai.

Program PMT ini dilaksanakan setiap bulan mulai Oktober hingga Desember 2025, dengan jadwal pemberian sebanyak empat kali setiap bulan, kecuali pada bulan November yang dijadwalkan dua kali pemberian.

Kegiatan ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak usia dini, khususnya bagi mereka yang berada di wilayah kewenangan Desa Tegalombo.

Salah satu unsur Pemdes Tegalombo Pacitan, Fajar A.H. saat ditemui Deni Eko Purwanto TAPM Kab. Pacitan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap tumbuh kembang anak, terutama dalam aspek gizi.

Baca juga: Arumi Bachsin : Posyandu Ujung Tombak Penguatan Peran Warga Dalam Pencegahan Stunting Di Jatim

“MBG tidak menjamin akan menjadikan anak menjadi sehat, namun dengan MBG akan membantu kebutuhan gizi anak,” ungkapnya. Ia berharap program ini mampu meringankan beban orang tua dalam menyediakan asupan bergizi bagi anak-anaknya yang masih bersekolah di TK dan KB.

Pelaksanaan PMT ini disesuaikan dengan Perubahan Anggaran (PAK) Desa Tegalombo Tahun 2025, dan direncanakan akan terus berlanjut hingga akhir tahun anggaran.

Pemerintah desa berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut di tahun-tahun berikutnya, mengingat manfaat langsung yang dirasakan oleh masyarakat, terutama bagi anak-anak usia dini.

Baca juga: Tingkatkan Deteksi Dini, Kecamatan Kepanjen Gelar Bimtek Aplikasi E-HDW Stunting bagi Kader

Lebih lanjut, Fajar menambahkan bahwa program makanan bergizi (MBG) diharapkan dapat selaras dengan program nasional Presiden dalam peningkatan gizi anak.

Ia juga berharap, ke depan kegiatan semacam ini bisa mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui alokasi Dana Desa (DD), sehingga pengelolaan program PMT dapat lebih optimal dan berkelanjutan di tingkat desa. “penyedia ini dikerjakan oleh masyarakat sekitar dengan harapan memberdayakan masyarakat dan agar dampak secara ekonomi juga dapat dirasakan oleh masyarakat “ Pungkasnya. (rio/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru