Lumajang, JatimUPdate.id – Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar, H. Muhamad Nur Purnamasidi, turun langsung meninjau kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukosari 01 di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jumat (10/10/2025). Kunjungan ini merupakan respon cepat atas laporan warga mengenai kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan dan membahayakan aktivitas belajar siswa.
Purnamasidi mengaku prihatin setelah menyaksikan langsung kerusakan bangunan di sekolah tersebut. Ia menilai bahwa infrastruktur pendidikan yang rusak tidak seharusnya dibiarkan, mengingat pemerintah telah menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan nasional.
Baca juga: Klarifikasi UGM Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola Pendidikan Tinggi
“Saya tergerak untuk turun langsung setelah menerima laporan dari masyarakat. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral saya sebagai wakil rakyat, agar anak-anak kita bisa belajar di tempat yang aman dan layak,” ujar Purnamasidi.
Politisi senior Partai Golkar itu berjanji akan memperjuangkan agar SDN Sukosari 01 masuk dalam prioritas program revitalisasi satuan pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Namun tak berhenti pada tataran janji, Purnamasidi juga langsung menunjukkan aksi nyata: ia berkomitmen memperbaiki kamar mandi dan tempat wudhu siswa menggunakan dana pribadinya. Langkah cepat itu dilakukan hanya beberapa jam setelah kunjungannya.
Kepala Sekolah SDN Sukosari 01, Ida Nur Aini, menyambut baik kepedulian tersebut. Ia mengaku sudah sejak 2023 mengajukan proposal perbaikan kepada pemerintah daerah, namun belum mendapat kepastian.
“Kunjungan Pak Purnamasidi ini memberi harapan besar bagi kami. Apalagi beliau langsung menindaklanjuti dengan bantuan nyata untuk memperbaiki fasilitas dasar sekolah,” ujarnya dengan rasa syukur.
Baca juga: Komisi X Dorong Pemerataan Pendidikan Berbasis Keadilan di Daerah 3T
Pihak sekolah membenarkan bahwa pada sore hari setelah kunjungan pagi, Purnamasidi telah menyalurkan dana pribadi untuk memperbaiki kamar mandi siswa yang rusak. “Ini contoh nyata wakil rakyat yang benar-benar hadir dan peduli,” tambah Ida.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, dan olahraga, Purnamasidi menegaskan akan memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran pendidikan di wilayah Jawa Timur IV (Lumajang dan Jember). Ia menekankan pentingnya memastikan alokasi dana pendidikan digunakan tepat sasaran, terutama untuk memperbaiki infrastruktur sekolah dasar dan menengah yang rusak.
“Pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa. Kita tidak boleh membiarkan anak-anak belajar di ruang kelas yang bocor atau dinding retak. Ini bukan sekadar soal bangunan, tapi soal martabat dan masa depan generasi,” tegasnya.
Baca juga: Agung Widyantoro Dorong Pengelolaan SMA/SMK Kembali ke Daerah demi Pemerataan Pendidikan
Langkah cepat dan konkret yang dilakukan Purnamasidi dinilai sejalan dengan semangat Partai Golkar yang selalu menekankan politik karya dan pengabdian kepada rakyat. Golkar, menurutnya, terus mendorong kebijakan yang berpihak pada pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.
Dengan pengalaman dua periode di Senayan, Nur Purnamasidi menegaskan akan terus memprioritaskan pembenahan sektor pendidikan, khususnya di daerah.
“Ini adalah amanah rakyat. Saya ingin memastikan setiap rupiah anggaran pendidikan benar-benar dirasakan oleh sekolah-sekolah yang membutuhkan. Perbaikan sekolah adalah investasi bagi masa depan bangsa,” pungkasnya (*)
Editor : Redaksi