Banyumas, JatimUPdate.id, — Pembangunan helipad di dekat kompleks makam RM Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ternyata bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca juga: Pastikan Kelancaran Transaksi 2026, BNI Wilayah 18 Malang Siagakan Layanan Operasional Terbatas
Proyek tersebut menjadi satu paket dengan pembangunan empat ruas jalan yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Kresnawan Wahyu Kristoyo, menjelaskan pembangunan helipad dilakukan bersamaan dengan kegiatan pengaspalan empat ruas jalan.
“Pembangunan helipad itu satu rangkaian dengan pengaspalan empat ruas jalan di Banyumas. Kegiatannya menggunakan APBN,” kata Kresnawan saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2025), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Menurut Kresnawan, proyek tersebut kini sudah berjalan, namun pelaksanaannya berada di bawah pemerintah pusat.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Jalan DPU Banyumas, Rusli Kurnia, menyebut total anggaran yang digelontorkan untuk empat ruas jalan dan helipad melalui program IJD mencapai Rp 44 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp 1,4 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan helipad.
“Total anggaran program IJD Rp 44 miliar, sudah termasuk helipad,” ujar Rusli.
Empat ruas jalan yang dibiayai lewat program tersebut meliputi:
- Ruas Banyumas–Mandirancan sepanjang 8,55 kilometer,
- Kalisube–Binangun sepanjang 2,25 kilometer,
- Karangcegak–Limpakuwus sepanjang 6,5 kilometer,
- dan Kotayasa–Limpakuwus (Curug Ceheng) sepanjang 1,6 kilometer.
Helipad dibangun di bekas lapangan Desa Kalisube, Kecamatan Banyumas, dengan jarak sekitar 1,6 kilometer dari Kompleks Pemakaman Dawuhan, tempat dimakamkannya RM Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo.
“Salah satu tujuannya memang untuk memudahkan akses Presiden Prabowo saat berziarah ke makam kakeknya,” jelas Kresnawan.
Rusli menambahkan, saat kunjungan sebelumnya, helikopter Presiden Prabowo mendarat di Alun-alun Banyumas yang jaraknya relatif jauh dari makam. Karena itu, dibangun helipad baru agar memudahkan jika presiden kembali berziarah.
“Lokasi awal sempat direncanakan di area persawahan, tapi kemudian dipindah karena masuk kawasan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD),” ungkapnya.
Catatan Redaksi JatimUPdate.id
Baca juga: Pemkab Banyumas Sempurnakan RKPD 2027 Lewat Forum Konsultasi Publik
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa bangunan dan kawasan makam Dawuhan yang merupakan komplek pemakaman di Kabupaten Banyumas ini terdiri atas sejumlah komplek termasuk komplek pemakaman keluarga RM Margono Djojohadikusumo.
Diareal komplek makam yang terletak di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas itu ada sejumlah makam-makam mantan bupati Banyumas diantaranya makam R. Djoko Kaiman, Bupati Banyumas pertama yang juga dikenal sebagai Adipati Mrapat.
Diseputar areal makam Dawuhan juga disemayamkan sejumlah Bupati Banyumas lainnya seperti Tumenggung Yudhanegara II, bersemayam pula Tumenggung Dipayuda, Bupati Purbalingga pertama, Nyai Ajeng Kemasan, ibu Patih Sultan Yogyakarta I, dan Raden Ayu Tumenggung Kartanegara II. Dari semua nama-nama tersebut merupakan keluarga dan kerabat Presiden Ke-8 RI, Prabowo Subianto.
Selain itu di komplek makam Dawuhan juga bersemayam R Ngabehi Dipajoeda I, Bupati Banjarnegara, hinggga RM Margono Djojohadikusumo (16 Mei 1894 - 25 Juli 1978) beserta istri yang dimakamkan bersandingan serta ayah dan ibu RM Margono Djojohadikusumo yang berada dalam satu lokasi.
Cerita dibalik FGD Usulan Pahlawan Nasional untuk RM Margono
Redaksi JatimUPdate.id pertama kali bekunjung ziarah setahun lalu tepatnya Senin (21/10/2024) sehari setelah Presiden Prabowo Subianto dilantik jadi Presiden RI ke-8.
Bangunan kala itu telah ada pembenahan berupa gerbang makam yang diperbesar dan dipercantil serta areal parkir makam diperluas agar bisa menampung mobil para pengunjung dan penziarah lebih banyak di areal Makam keluarga Djojohadikusumo dimana lokasinya sebelum maka R Djoko Kaiman itu.
Baca juga: Presiden Prabowo Kumpulkan Tokoh Bangsa di Kertanegara, Bahas Kebocoran Anggaran hingga Pemilu
Pada saat kunjungan pertama itu Kru JatimUPdate.id menghantarkan para peneliti muda Sygma Research and Consulting yang sedang mempersiapkan penggelaran Focus Grup Disscussion Pengusulan RM Margono Djojohadikusumo mendapat gelar pahlawan itu juga meminta ijin Pemkab Banyumas atas upaya gelaran yang terlaksana di Gedung PWI Jatim Jumat (25/10/2024) lalu.
Pada pertengahan Mei 2025, Kru Redaksi JatimUPdate.id kembali berkunjung ke Makam Dawuhan dimana kondisi komplek makam RM Margono sudah banyak berubah khususnya bangunan pintu gapura yang megah dan lebih lebar.
Ada Angkutan Bus TransBanyumas
Secara khusus Redaksi JatimUPdate.id juga mengetahui dari penjelasan Bupati Banyumas Sadewo Tri Listiono bahwa saat ini sudah ada angkutan bus TransBanyumas yang melayani para pengunjung yang akan berziarah makam ke komplek Dawuhan dari Kota Purwokerto-Komplek Dawuhan.
"Pemerintah Pusat telah membantu pengadaan Bus TransBanyumas khususnya yang trayek koridor Purwokerto-Dawuhan agar para pengunjung dan wisatawan religi bisa terfasilitasi dengan lebih baik dan nyaman," kata Sadewo saat menerima Kru Redaksi JatimUPdate.id di Pendopo Kabupaten Banyumas yang didampingi Kades Kasegaran Kecamatan Cilongok, Kab. Banyumas Ahmad Saifuddin pada 27 April 2025 itu.
Secara khusus Ahmad Saifuddin, yang juga Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) itu sangat mendukung penuh pembenahan dan penyediaan fasilitas penunjang pada komplek makam Dawuhan agar para pengunjung peziarah dan wisatawan bisa lebih nyaman.
"Adanya dukungan Pemerintah Pusat atas penyediaan sejumlah fasilitas pendukung khususnya transportasi termasuk armada TransBanyumas serta yang terbaru pembangunan fasilitas Helipad sangat kami dukung, ini akan berdampak signifikan bagi Kabupaten Banyumas khususnya untuk peningkatan arus kunjungan wisata," kata Saefuddin kepada JatimUPdate.id pada Kamis (6/11/2025). (Kompas.com/ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat