Lumajang,JatimUPDATE.id — DPW Partai NasDem Jawa Timur menyalurkan bantuan bagi warga terdampak erupsi gunung Semeru di Posko Pengungsian SD Negeri 04 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (22/11).
Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Deni Prasetya, mengatakan pihaknya menyalurkan 200 paket sembako berisi beras 3 kilogram, minyak goreng, gula, dan mie instan.
Baca juga: Perwali Baru, DPRD Ingatkan Pemkot Tak Putus Penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Sebelumnya
Ia menjelaskan bantuan diterima langsung oleh Sekretaris Desa Supiturang, mewakili warga yang kini tinggal di pengungsian.
“Bantuan ini adalah wujud kepedulian Partai NasDem Jawa Timur di bawah kepemimpinan Ibu Lita Machfud Arifin. Kami berharap paket sembako ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah,” kata Deni.
Anggota DPRD Jatim Dapil Jember–Lumajang ini, menegaskan bantuan cepat dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.
Hal ini kata Deni untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi selama situasi darurat berlangsung.
Deni menyebut salah satu permasalahan terbesar yang dihadapi pengungsi banyaknya hewan ternak dan peliharaan mereka yang tewas.
“Kami mendengar langsung banyaknya ternak yang mati. Bagi warga yang menggantungkan hidup pada peternakan, ini bukan sekadar kehilangan hewan, tapi kehilangan sumber penghasilan utama,” jelasnya.
Baca juga: PWI Aceh Salurkan Bantuan Kemanusian dari PWI Jatim dan Malang Raya
Selain peternakan, sebagian warga Supiturang juga bekerja sebagai petani, buruh kebun, hingga pengelola usaha kecil seperti warung dan jasa angkut hasil bumi.
"Aktivitas ini kini terhenti akibat wilayah terdampak masih dinyatakan tidak aman." tutur Deni.
Menanggapi rencana pemerintah menyiapkan Hunian Sementara (Huntara) bagi para pengungsi Semeru, Kaji Deni memberikan catatan penting. Menurutnya, huntara tidak hanya menjadi tempat yang aman dari ancaman bencana.
Namun tambah Deni juga harus mempertimbangkan kedekatannya dengan mata pencaharian warga.
Baca juga: Kasat Reskrim Polres Pidie Serahkan Bantuan Kapolda Aceh Kepada Warga Terdampak Bencana
Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Perkebunan PW GP Ansor Jatim ini, memaparkan pemulihan ekonomi warga pascabencana pastinya tidak akan berjalan secara maksimal.
Apabila urai Deni lokasi huntara terlampau jauh dari lahan pertanian, kandang ternak, atau tempat usaha mereka sebelumnya.
“Jika pemerintah menyiapkan huntara, harus dipastikan betul lokasinya aman dan tidak jauh dari akses warga untuk beraktivitas atau mencari nafkah. Banyak warga yang sehari-hari memelihara ternak atau bekerja di kebun. Jangan sampai huntara menyulitkan mereka untuk kembali bekerja,” demikian Deni Wicaksono. (RoY).
Editor : Miftahul Rachman