Gresik, JatimUPdate.id - Uji Kompetensi Wartawan Angkatan 58 PWI Jatim hasil Kerjasama PWI Gresik dengan PT Smelting yang diikuti 28 wartawan resmi ditutup oleh Penguji Senior Marah Sakti Siregar pada Rabu (26/11/2025).
Baca juga: Ulfatur Riski, Juara Lomba Menulis Esai HPN 2026 & HUT ke-80 PWI Kabupaten Pamekasan
Dari hasil sidang penguji dari 28 peserta UKW yang terbagi atas 5 orang kelas Utama, 17 orang mengikuti kelas Madya dan 6 orang mengikuti kelas Muda tidak semuanya berkategori kompeten.
"Dari 28 peserta Uji Kompetensi Wartawan yang diselenggarakan PWI Jatim dan PWI Gresik bekerjasama dengan PT Smelting ini, 27 orang dinyatakan kompeten dan 1 orang dinyatakan masih belum kompeten," kata Marah Sakti dalam sambutannya sekaligus menutup acara UKW Angkatan 58 PWI Jatim itu.
Marah berpesan agar para jurnalis yang telah ditetapkan kompeten itu tetap mengasah diri dengan selalu belajar guna meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya, karena perkembangan zaman terus bergerak.
"Yang belum kompeten tetap belajar lagi, masih ada ruang untuk ikut UKW lagi dengan masa tenggang waktu. Jurnalis tetap perlu selalu belajar meningkatkan kapasitas dan skill individunya agar bisa mengikuti perkembangan jaman," ungkapnya.
Sebelumnya, Redaksi JatimUPdate.id juga memberitakan prosesi pembukaan UKW Angkatan 58 PWI Jatim tersebut yang dihadiri secara langsung Bupati dan Wakil Bupati Gresik serta Ketua PWI Jatim.
Lebih jauh disebutkan bahwa Uji Kompetensi Wartawan tersebut merupakan yang ke-58 diselenggarakan PWI Jawa Timur yang berlangsung dua hari, Selasa-Rabu (25-26/11/2025).
Program peningkatan kualitas SDM wartawan tersebut digelar selama dua hari dan mendapat dukungan penuh dari PT Smelting.
Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono, menyampaikan terima kasih kepada PT Smelting atas dukungan yang kembali diberikan.
“Ini kali kedua penyelenggaraan UKW bersama PT Smelting, tahun 2021 dan 2025. Terima kasih kepada PT Smelting, kegiatan ini bisa menambah ilmu. Karena UKW ini penting, UKW menjadi asa dan kewajiban ilmu yang harus ditempuh,” ujarnya saat pembukaan acara UKW.
Deni menegaskan UKW merupakan upaya menjaga profesionalitas wartawan.
“Mengasah kemampuan menjadi jurnalis. Dari UKW lahir wartawan yang profesional dan tidak merusak marwah wartawan,” katanya.
Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim, menyebut UKW PWI Jatim kali ini adalah yang ke-58. Ia mendorong peserta memanfaatkan momentum ini dengan maksimal.
“Ini luar biasa, manfaatkan waktu dan ujian ini. Kalau sudah dapat sertifikat, sudah diakui sebagai wartawan profesional,” ujarnya.
Lutfil juga mengapresiasi dukungan PT Smelting. “Terima kasih PT Smelting ikut juga berkontribusi membangun keterampilan pers dan jurnalis di Gresik,” katanya.
Menurutnya, wartawan memegang peran penting dalam pembangunan daerah. “Bertanggung jawab, mencerahkan dan mencerdaskan dalam pembangunan Kabupaten Gresik. Mengedukasi, juga memberikan masukan atau kontrol sosial,” tambahnya.
Baca juga: Semarakkan HPN 2026, PWI Pamekasan Gandeng Kusuma Hospital Cek Kesehatan Jantung Wartawan dan Kades
ACT Asisten Section Manager Off GA PTS PT Smelting, M. Fuad, mengatakan pihaknya kembali merasa terhormat dapat mendukung pelaksanaan UKW setelah sebelumnya berpartisipasi pada 2021.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PWI Kabupaten Gresik yang telah memberikan kesempatan kepada PT Smelting untuk kembali mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan pada tahun 2025 ini. Setelah turut berpartisipasi pada tahun 2021, kami merasa terhormat dapat kembali hadir sebagai satu-satunya sponsor kegiatan UKW tahun ini,” ujar Fuad.
Fuad menjelaskan, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme wartawan.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi publik dan menciptakan ruang komunikasi yang sehat.
Ia menambahkan, pelaksanaan UKW juga sejalan dengan program CSR PT Smelting yang mengusung prinsip pentahelix, yakni kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat.
“Kegiatan UKW hari ini menjadi bukti nyata bagaimana kelima unsur tersebut bersatu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang jurnalistik,” tuturnya.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, turut membuka UKW dan mengapresiasi upaya peningkatan kompetensi wartawan di daerah. Ia menegaskan peran media tak dapat dipisahkan dari arah pembangunan.
“Sebagai bagian dari pembangunan bangsa, peran media massa dan wartawan sangatlah strategis. Wartawan adalah pilar utama dalam penyebaran informasi yang memiliki tanggung jawab besar untuk menyajikan berita yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Bupati Yani.
Ia menyebut peningkatan kapasitas wartawan harus berjalan seiring dengan dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang terus berubah.
Baca juga: Empat Pilar Demokrasi Warnai Talkshow Pentahelix HPN 2026 PWI Pamekasan
“Wartawan dituntut untuk selalu siap menghadapi tantangan baru dalam menyajikan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan mendalam,” ujarnya.
Menurut Bupati, kualitas pemberitaan yang baik dapat mendorong masyarakat menjadi lebih kritis dan berdaya saing. Ia berharap UKW dapat memberi manfaat luas bagi peserta maupun masyarakat Gresik.
Bupati dan Wabub Gresik Kompak
Diakhir sambutannya Bupati Gresik mempersilahlan Wabubnya untuk menambahkan meski permohonan itu tidak digunakan oleh Wabub, walau demikian kehadiran dua orang pemimpin Kabupaten Gresik di hadapan peserta UKW PWI Jatim Angkatan 58 itu sekaligus menandakan tingkat kekompakan elit Pemerintah Kabupaten Gresik yang luar biasa dimana di sejumlah daerah hubungan Bupati dan Wabubnya tengah bermasalah pada level bermasalah pada tingkat keharmonisan.
"Saya sangat senang dengan keharmonisan di depan publik yang ditunjukkan Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini apalagi dipertunjukkan di hadapan para jurnalis Gresik. Salut sekali dan sudah seharusnya kondisi ini bisa menular ke daerah lain yang kini sedang ada masalah antara Bupati dan Wabub-nya dalam mengendalikan roda pemerintahan," kata Jurnalis Senior yang juga Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Jatim, Ferry Is Mirsa kepada redaksi JatimUPdate.id pada Selasa (25/11/2025).
Lebih jauh dalam UKW kali ini sedikitnya ada 28 orang wartawan yang terbagi atas 1 kelas wartawan muda (6 orang), 3 kelas untuk kategori wartawan madya (17 orang) dan 1 kelas kategori wartawan utama (5 orang).
Untuk penguji terdiri atas Marah Sakti Siregar (Utama), Wahyu Kuncoro (Madya), M. Sholahuddin (Madya), Ainur Rohman (Madya), dan Nofilawati (Muda). Juga ada tiga penguji magang yaitu Ferri Is Mirsa, Budi Stiawan dan Yuristiarso Hidayat. (wb/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat