Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa’ Safril, merespons positif penangkapan gembong narkoba, Dewi Astutik alias PA (43), oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Interpol, dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) di Kamboja, Senin (1/12).
Musyafak menilai penangkapan Dewi Astutik merupakan momentum penting melawan peredaran narkotika.
Baca juga: Perkuat SDM Kader, Ansor Jatim Bahas Kerjasama Strategis dengan UPN
“Penangkapan Dewi Astutik hanyalah langkah awal. Usut semua yang terlibat dari level atas hingga jaringan paling bawah. Hancurkan seluruh mata rantai narkoba tanpa kompromi,” tegas Musaffa’, Rabu (3/12).
Ia menilai keberhasilan BNN menangkap Dewi Astutik kemenangan moral bangsa, utamanya dalam melindungi generasi muda dari ancaman barang haram tersebut.
“Kami mendukung penuh upaya BNN menindak gembong-gembong besar narkoba. Ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi menyangkut masa depan generasi muda Indonesia,” ujarnya.
Musaffa’ menegaskan Ansor sebagai organisasi kepemudaan berbasis nilai-nilai keagamaan memiliki tanggung jawab moral turut serta menjaga generasi muda.
Baca juga: Kiai Zuhri Zaini: Medsos Bisa Jadi Musibah Sosial Jika Ukhuwah Kita Rapuh
Sebab beber Musyaffa pemberantasan narkoba bukan hanya agenda keamanan, tetapi bagian dari dakwah sosial untuk membentuk karakter pemuda yang kuat dan bermartabat.
Kendati begitu Musaffa’ mengingatkan perang melawan narkoba tidak bisa dibebankan kepada aparat saja.
“Perang melawan narkoba adalah perang seluruh elemen bangsa. Kami di Ansor Jatim akan selalu berdiri di garda depan menjaga generasi muda,” tegasnya.
Baca juga: MDS Rijalul Ansor Gelar Upgrading di Ponpes Nurul Jadid Paiton
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengonfirmasi keberhasilan tersebut dan memastikan pihaknya akan menjemput langsung Dewi untuk dibawa ke Jakarta.
“BNN akan melakukan penjemputan langsung dari Kamboja,” ujarnya. (RoY)
Editor : Ibrahim