Muhaimin Ajak Warga Dukung Program Smart City, Jaga Ketertiban dan Keamanan Kota

Reporter : Ibrahim
Muhaimin, dok jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id – Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhaimin, mengajak warga Kota Pahlawan menyukseskan program Surabaya Smart City dengan menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. 

Menurutnya, konsep Smart City yang sedang dibangun Pemkot Surabaya bukan hanya proyek teknologi, melainkan bagian dari upaya besar menjadikan Surabaya kota modern yang tetap selaras dengan karakter warganya.

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

“Harapannya pemerintah kota ini kan untuk memberikan nuansa kota yang betul-betul smart. Tentunya pembangunan ini disinergikan dengan karakter Surabaya,” kata Muhaimin, kepada Jatimupdate.id, Rabu (3/12)).

Ia menegaskan, Smart City di Surabaya bukan hanya untuk kebanggaan daerah, tetapi bentuk kontribusi nyata kepada bangsa. 

Maka dari itu seluruh lapisan masyarakat diminta terlibat aktif untuk mendukung keberhasilannya.

“Dengan adanya rencana pembangunan ini, semua komponen harus mendukung — masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, sampai organisasi keagamaan. Ayo kita dukung program pemerintah kota Surabaya ini, terutama Smart City,” tegasnya.

Muhaimin juga menyinggung karakter warga Surabaya yang dikenal keras tapi santun. 

Menurutnya, ciri khas itu harus dibuktikan dengan kedewasaan dalam menjaga kota dari tindakan perusakan fasilitas publik.

“Harapan saya, saya mengimbau kepada masyarakat kota Surabaya, yang terkenal keras tapi santun, ayo dibuktikan dengan implementasi program pemerintah sebagai Smart City ini,” ucapnya.

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Ketua DPC PPP Surabaya tersebut mengingatkan program Smart City tidak akan berhasil tanpa gotong royong dan keterlibatan warga. 

Ia secara khusus meminta konstituen dan seluruh warga kota ikut menjaga fasilitas umum agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi berikutnya.

“Tanpa kebersamaan warga kota Surabaya, program ini tidak akan tercapai. Ya memang ada sebagian kecil yang jahil, dipasang lampu tematik hilang, kabel PJU juga diambil. Bahasa-bahasa seperti itu ayo ke depan tidak usah dilakukan,” tuturnya.

Ia menegaskan tujuan pembangunan fasilitas Smart City bukan hanya untuk saat ini, tetapi menjadi warisan bagi generasi selanjutnya. 

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Maka dari itu ia meminta warga tak terjebak dalam tindakan perusakan yang hanya merugikan diri sendiri.

“Kalau seandainya kita menanamkan kejelekan, nanti yang merasakan anak cucu kita jelek. Kalau kita membangun Surabaya Smart City ini bagus, akan diceritakan anak cucu kita bahwa perjuangan kita juga bagus,” katanya.

Ia menegaskan fasilitas publik harus dijaga dan hukum akan tetap menindak pelaku perusakan. Namun ia berharap kejadian-kejadian semacam itu tidak perlu terjadi lagi.

“Jangan sampai kesannya dibangun dirusak. Ya tetap negara ini negara hukum. Siapa yang merusak ketahuan, proses. Tapi kan saya mengimbau jangan sampai terjadi sedemikian,” demikian Muhaimin. (RoY)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru