Figur Muda ISPIKANI Jatim Soroti Arah Kebijakan Perikanan: Ilmu Harus Jadi Panglima

Reporter : Syafiq Maulana
Ketua Pelaksana RAKERDA yang juga Sekretaris ISPIKANI Cabang Provinsi Jawa Timur, Awalrush Andira, S.Pi., MMA

 

 

Baca juga: Promosikan Ikan Lokal, Dukung Ketahanan Pangan

Surabaya, JatimUPdate.id - Figur kepemimpinan muda Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) Cabang Provinsi Jawa Timur, Awalrush Andira tampil menonjol dalam Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) ISPIKANI Jawa Timur yang dirangkaikan dengan Stadium General, Selasa (16/12/2025), di IBIS Surabaya City Center.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana RAKERDA yang juga Sekretaris ISPIKANI Cabang Provinsi Jawa Timur, Awalrush Andira, S.Pi., MMA, menegaskan bahwa arah pembangunan sektor kelautan dan perikanan ke depan harus menempatkan ilmu pengetahuan sebagai panglima kebijakan.

“ISPIKANI harus hadir tidak hanya sebagai komunitas akademik, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan dan mengawal kebijakan perikanan yang berbasis data dan keilmuan,” tegas Awalrush.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ISPIKANI dituntut tampil lebih solutif dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan perikanan di Jawa Timur, mulai dari tantangan produktivitas budidaya, keberlanjutan lingkungan, hingga penguatan nilai tambah dan kesejahteraan pelaku usaha perikanan.

“Organisasi profesi tidak cukup hanya mengidentifikasi masalah. ISPIKANI harus mampu menghadirkan solusi yang aplikatif, terukur, dan dapat diimplementasikan di lapangan,” ujarnya.

Baca juga: FPIK UB Pantau Pemutihan Karang, Ajak Masyarakat Lebih Peduli pada Ekosistem Laut

Menurutnya, RAKERDA merupakan momentum strategis untuk menyelaraskan program kerja organisasi dengan kebutuhan riil pembangunan perikanan daerah, sekaligus memperkuat posisi ISPIKANI sebagai organisasi profesi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pemecahan masalah.

Penggabungan agenda RAKERDA dengan Stadium General, lanjut Awalrush, menjadi bentuk kesadaran bersama bahwa penguatan organisasi profesi harus berjalan seiring dengan kolaborasi kebijakan dan keilmuan.

“Ketika ilmu dan kebijakan berjalan sendiri-sendiri, dampaknya tidak akan maksimal. Forum ini kami rancang sebagai ruang dialog strategis agar rekomendasi ilmiah dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang implementatif,” tambahnya.

Baca juga: Serikat Nelayan NU Sidoarjo Dilantik, Siap Wujudkan Nelayan Sejahtera dan Laut Terjaga

RAKERDA ISPIKANI Jawa Timur juga menjadi ajang konsolidasi internal untuk merumuskan program kerja yang realistis, terukur, dan berdampak langsung, serta membuka ruang sinergi yang lebih erat antara ISPIKANI, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Dr. Muhammad Isa Anshori, ATD., MT, Ketua ISPIKANI Cabang Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Maftuch, M.Si, para akademisi, serta pengurus dan anggota ISPIKANI dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Melalui forum ini, ISPIKANI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai mitra kritis sekaligus solutif bagi pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sektor perikanan dan kelautan yang berbasis ilmu pengetahuan, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat, dengan kepemimpinan muda sebagai salah satu motor penggerak perubahan. (fiq/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru