MDS Rijalul Ansor Gelar Upgrading di Ponpes Nurul Jadid Paiton

Reporter : Ponirin Mika
Suasana Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor (RA) Jawa Timur menggelar kegiatan Upgrading Kaderisasi untuk Zona Pasuruan-Probolinggo di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

 

Paiton, Probolinggo, JatimUPdate.id – Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor (RA) Jawa Timur menggelar kegiatan Upgrading Kaderisasi untuk Zona Pasuruan-Probolinggo di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Baca juga: Perumahan Graha Mutiara Taman Paiton Resmi Diluncurkan

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan manajemen organisasi di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, H. Munir, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya agenda ini.

Menurutnya, peningkatan kapasitas ini sangat krusial agar kader Rijalul Ansor siap diterjunkan dalam berbagai medan pengabdian kepada umat.

"Kami berharap Rijalul Ansor mampu menguasai medan dakwah untuk menyampaikan ajaran agama secara luas," ujar H. Munir dalam arahannya.

Senada dengan hal tersebut, Lora Khoiron Rosyid menekankan bahwa upgrading ini fokus pada peningkatan mutu kepengurusan dan keterampilan manajemen.

Baca juga: Kasus Tambang Ilegal Asta Tinggi Tak Boleh Berhenti di Dua Tersangka, PW Ansor Jatim Minta Polda Usut Tuntas

Ia menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi.

"Organisasi NU maupun Ansor tidak akan bubar karena konflik, tapi akan bubar jika kaderisasinya mandek. Selama kaderisasi berjalan, NU dan Ansor akan bertahan sampai kiamat," tegasnya.

Sementara itu, H. Ahmad Kafabihi mengingatkan para peserta bahwa kaderisasi adalah perpaduan antara kebutuhan organisasi agar tetap hidup dan kewajiban sesuai aturan yang ada.

Baca juga: Jurnalistik Jadi Ladang Dakwah, Humas Nurul Jadid Bincang Kehumasan Bersama Wartawan Profesional

Ia mengutip sejarah Rasulullah SAW saat membina kader di rumah Arqam bin Abil Arqam sebagai inspirasi dalam membangun kelompok yang kokoh dan inovatif.

"Kita tidak ingin meninggalkan generasi yang lemah. Oleh karena itu, khidmat dalam kaderisasi ini harus dilakukan secara total demi mencetak kader terbaik bagi NU, bangsa, dan agama," pungkas H. Ahmad Kafabihi.

Acara yang diikuti oleh jajaran tim MDS RA yang solid dan visioner ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang mampu membawa perubahan positif di masyarakat. (pm/mmt)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru