2.754 SMA, SMK dan SLB di Jatim Terapkan Implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri

jatimupdate.id
2.754 SMA, SMK dan SLB di Jatim Terapkan Implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri.

Surabaya (Jatimupdate.id) -Kurikulum merdeka menjadi program andalan Kemdikbud Ristek dalam pemulihan pembelajaran pasca pandemi covid-19. Kurikulum yang berpusat pada minat dan bakat siswa dengan model pembelajaran yang berorientasi project based learning ini, disambut antusias satuan pendidikan di Jawa Timur.

Terbukti hingga setahun terakhir sebanyak 332 lembaga di Jawa Timur telah ditunjuk Kemdikbud Ristek untuk menjadi pilot project Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, yaitu 204 SMK Pusat Keunggulan dan 128 SMA dan SLB Penggerak.

Baca juga: Badan Gizi Nasional Perkuat Pengawasan, MBG Jatim Dekati Target

Pada 332 Lembaga ini, Kemendikbud Ristek menyelenggarakan Diklat Khusus kepada Kepala Sekolah dan guru agar memahami dan mampu mengimplemetasikan kurikulum merdeka.

Selanjutnya, SMK Pusat Keunggulan serta SMA dan SLB Penggerak diharapkan dapat berperan sebagai pengampu bagi sekolah yang ada di sekitarnya.

Guna menyukseskan program ini, Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur mendorong satuan pendidikan yang belum menerapkan Implememtasi Kurikulum Merdeka (IKM), untuk mengikuti secara Mandiri dengan belajar pada SMK Pusat Keunggulan serta SMA dan SLB Penggerak yang sudah ditetapkan oleh Kemdikbud Ristek.

Baca juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Gedung DKV SMK Mutia Ngoro, Dorong Lulusan Siap Kerja dan Wirausaha

"Kurikulum Merdeka merupakan jawaban untuk mengatasi krisis pembelajaran yang terjadi saat ini, karena pandemi Covid-19 yang menyebabkan terjadinya penurunan dan kesenjangan kualitas pembelajaran," tegas Khofifah.

Dengan capaian prestasi yang membanggakan ini, Khofifah menargetkan pada semester 1 tahun ajaran 2023/2024 mendatang SLB, SMA/SMK di Jawa Timur diharapkan menjadi pelopor kebijakan nasional IKM dengan keikutsertaan 100 persen. 

Baca juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Hadiri Peresmian Gedung Desain Komunikasi Visual SMK Mutia Ngoro Mojokerto

Alhasil, berdasarkan data yang diperoleh dari dashbooard  IKM pada 5 Juni 2022, Jatim menjadi pelaksana IKM jalur Mandiri terbanyak se Indonesia dengan jumlah kepesertaan pada SLB, SMA dan SMK mencapai 2.754 lembaga. Dengan rincian SMA 1.047 lembaga, SMK 1.474 lembaga dan SLB 233 lembaga.  (yah)

 

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru