Banyumas, JatimUPdate.id, – Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menyempurnakan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Baca juga: Pemkab Banyumas Revolusi Industri Kelapa, Genjah Bali Kuning Jadi Andalan Baru
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapperida Banyumas, Jumat (30/1/2026), menjadi ajang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat, akademisi, dunia usaha, hingga tokoh lokal.
Kepala Bapperida Banyumas, Dedy Noerhasan, mengatakan, FKP melibatkan semua OPD, DPRD, instansi vertikal, akademisi, pelaku usaha, dan unsur masyarakat seperti tokoh agama, tokoh muda, kelompok perempuan, disabilitas, serta ormas.
“Hadir langsung Bupati Sadewo Tri Lastiono, Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti, Ketua Tim Penggerak PKK Banyumas, dan perwakilan Bappeda Jateng. Masukan dari forum ini akan menjadi bahan penyempurnaan RKPD sebelum masuk Musrenbang dan forum perangkat daerah,” ujar Dedy.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Banyumas, Junaidi, memaparkan lima prioritas pembangunan 2027 sesuai Trilas Program Bupati dan Wakil Bupati:
1. Pemenuhan pelayanan dasar masyarakat, terutama pendidikan dan kesehatan.
2. Peningkatan daya saing sumber daya manusia.
3. Pemanfaatan potensi daerah untuk pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
4. Peningkatan efektivitas kelembagaan dan kolaborasi penanganan isu strategis.
5. Peningkatan infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah.
“Tema pembangunan 2027 yaitu pemenuhan layanan dasar, peningkatan daya saing manusia, dan efektivitas kelembagaan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi inklusif,” jelas Junaidi.
Baca juga: Saifuddin Kembali Pimpin Satria Praja Banyumas, Bupati Harap Kades Tetap Solid Bangun Desa
Bupati Sadewo Tri Lastiono menegaskan, RKPD 2027 adalah tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029.
Bupati Banyumas meminta perencanaan pembangunan harus terarah, fokus pada target terukur, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Arah pembangunan kami jabarkan melalui Trilas Program. Semua OPD harus aktif menjalin kemitraan, menawarkan program prioritas ke pihak eksternal, dan mengembangkan skema pembiayaan kreatif agar pemerataan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan berjalan berkelanjutan,” tegas Bupati.
Sadewo menambahkan, pembiayaan pembangunan tidak hanya mengandalkan APBD.
Baca juga: Komitmen Banyumas Ciptakan Lingkungan Investasi Bersih
Kepala OPD dan ASN diharapkan kreatif dan inovatif. Beberapa program yang telah berjalan antara lain insentif RT-RW hingga Rp 250 ribu per bulan, perbaikan jalan harian, dan rencana pengembangan investasi di Banyumas.
Contohnya, pembangunan Jalan Tol Pejagan–Cilacap melalui Banyumas yang menawarkan kerjasama kepada investor BUMN Tiongkok dan Dubai; pembangunan SPAM baru PDAM; hingga pengembangan objek wisata Lokawisata Baturraden oleh PT Taman Safari Indonesia.
Plt Ketua DPRD Banyumas, Imam Ahfas, menambahkan, DPRD berperan menyalurkan aspirasi masyarakat melalui reses dan aduan lain. “Melalui forum RKPD 2027, harapan masyarakat dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah,” ujarnya melalui zoom meeting.
Editor : Yuris. T. Hidayat