Ngantang, Malang, JatimUPdate.id - Di tengah geliat pembangunan desa, sebelas mahasiswa Administrasi Publik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang hadir di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, membawa semangat perubahan melalui program pengabdian masyarakat yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga.
Baca juga: Wabup Malang Apresiasi Peran Strategis GP Ansor
Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, melaksanakan program Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) di Desa Jombok, Dusun Songkorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (6/02/2026) ini mengusung tema “Pemberdayaan Desa dan UMKM: Mewujudkan Kemandirian dan Berkelanjutan.” mereka berupaya memperkuat fondasi administrasi desa sekaligus memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam program tersebut, para mahasiswa fokus pada penyusunan Profil Dusun Lengkap dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi Kependudukan. SOP tersebut dicetak dalam bentuk X-banner dan dipasang di depan kantor desa untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi terkait administrasi kependudukan.
Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Selain itu, Kelompok 23, tidak hanya fokus pada penyusunan dokumen administratif, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Pendamping program, Firman Firdausi, S.H., M.H., dosen pembimbing lapangan dari UNITRI, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan mahasiswa pada pengabdian masyarakat yang nyata.
“Mahasiswa diharapkan mampu memahami dan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat dengan memberikan kontribusi nyata sesuai bidang ilmu yang mereka pelajari, yaitu Administrasi Publik,” jelas Firman.
Menurutnya, Mahasiswa harus mengabdikan diri kepada masyarakat, memahami permasalahan yang dihadapi, dan memberikan kontribusi nyata sesuai bidang ilmu yang dipelajari, yaitu Ilmu Administrasi Publik.
Ketua Kelompok, Maria Clemensia Mere, menyampaikan harapan besar dari program ini. Salah satunya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik di Desa Jombok.
“Program pembuatan Profil Dusun dan SOP Administrasi Kependudukan diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam menyediakan pelayanan publik yang lebih bermutu bagi masyarakat,” ungkapnya.
Baca juga: Mahasiswa UNITRI Dorong Digitalisasi UMKM Talas Alam
Maria juga berharap berbagai kegiatan lain, seperti pemasangan lampu jalan, bimbingan belajar, dan program senam bersama, dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga. “Kami ingin memastikan kontribusi kami memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan mengintegrasikan pendekatan akademis dan keterlibatan langsung di masyarakat, program pengabdian ini diharapkan menciptakan efek domino positif bagi pemberdayaan desa dan UMKM di Kecamatan Ngantang. Inisiatif mahasiswa UNITRI membuktikan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat lokal dapat menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif. Dari perbaikan administrasi desa hingga program pemberdayaan masyarakat, kelompok mahasiswa UNITRI berhasil menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat bukan hanya sekadar teori, tetapi juga aksi nyata yang berdampak.
Dengan semangat kebersamaan, mahasiswa berharap apa yang mereka lakukan selama program PMT di Desa Jombok dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk terus mendukung pembangunan desa yang lebih baik. (dek/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat