Jakarta, JatimUPdate.id - Menteri HAM RI, Natalius Pigai, menegaskan penguatan kesadaran HAM harus menjadi tanggung jawab bersama dalam Rapat Koordinasi Strategi Penguatan HAM dan Desa Sadar HAM 2026.
“Hari ini mari kita rumuskan ini harus menjadi beban bagi kita untuk melakukan perbaikan terus-menerus untuk menghadirkan kesadaran HAM, membunyikan HAM di bangsa Indonesia," kata Natalis Pigai belum lama ini, dikutip Redaksi JatimUPdate.id dari website facebook UPDATE Nusantara, pada Kamis (26/02/2026).
Baca juga: Pakar: Jakarta Punya Pengalaman, Surabaya Perlu Ambil Pelajaran Bukan Antipati Urbanisasi
Ia menjelaskan akan menyosialisasikan HAM universal dan partikular. “HAM partikular itu kayak BKT, Pancasila, HAM universal itu HAM yang umum.”
Pigai juga menekankan pentingnya kapasitas aparatur.
“Bagaimana kita ingin sosialisasi kampanye HAM kalau kita pengetahuan dan wawasan HAM-nya terbatas.”
Ia menyampaikan keyakinannya atas kompetensinya:
“Kalau saya, kalian tidak usah ragukan. Saya itu sudah menteri, perjalanan saya dari umur 5 tahun soal HAM saya sudah paham. Semua yang saya ucapkan adalah HAM. Tidak mungkin saya salah, Karena saya terkontrol.”
Baca juga: BNN Musnahkan 35 Kg Barbuk Narkotika Hasil Ungkap Kasus Bandara dan Clandestine Lab. Di Bali
Ia menambahkan, “Sertifikat statistik saya punya, Peneliti sampai tingkat media, Metodologinya saya mengerti, Saya statistik, baca angkanya kuat. Sehingga saya tidak akan pernah salah, Ini tugas kita. Ini tugas saya, ini tugas kalian.”
Pigai mendorong pendekatan bertahap: "Jika tak bisa membangun kesadaran nasional, mulai dari kanwil, keluarga, bahkan satu tetangga.,"
Ia juga meminta aparatur mempelajari instrumen HAM, buku, dan perkembangan global agar mampu membuat regulasi dan mengadopsi standar internasional.
Selain pengetahuan, ia menyoroti lemahnya kompetensi sosial. “Kita tidak bisa membangun kemitraan. Pergaulannya harus luas. Seluas samudera.”
Baca juga: Jakarta Terbuka, Surabaya Pilih Operasi Yustisi, Ini Kata Pakar Unesa
Menutup arahannya, Pigai berpesan:
“Tugas kita diseminasi, sosialisasi. Jangan hopeless, membangun dan merubah mindset orang itu lebih sulit.”
Berita ini secara khusus diambil oleh Redaksi JatimUPdate.id dari website facebook UPDATE Nusantara. (za/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat