Sekjen Hasanuddin: Rugi PKB Tak Menang di Surabaya, Punya Ketua DPRD Jatim 

Reporter : Ibrahim
M. Hasanuddin Wahid, dok Jatimupdate.id/zal

Surabaya,JatimUPdate.id - Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Hasanuddin Wahid berharap PKB dapat memenangkan pemilu legislatif 2029 di kota Pahlawan.

Pasalnya sebut Hasanuddin, PKB mempunyai ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf.

Baca juga: Pilkada Mendatang: DPP Beri Lampu Hijau PKB Surabaya Usung Calon Sendiri 

"Ya harus menang, kalau nggak menang kan rugi kita punya Ketua DPRD Provinsi," kata Hasanuddin, disela-sela Muscab PKB Surabaya, Sabtu (4/4).

Ia menargetkan, perolehan kursi PKB di DPRD Surabaya pada pemilu mendatang harus belasan kursi. Minimal 10 kursi.

Hasanuddin meyakini dengan 10 kursi itu, PKB akan lebih bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

"PKB harus belasan lah, di atas 10 lah, target kami itu begitu. Kenapa? Karena kalau punya 10 kursi minimal, itu bisa berbuat lebih baik dan lebih banyak lagi, untuk masyarakat Surabaya," tuturnya.

Menurutnya target tersebut sangat mudah bagi PKB. Sebab punya histori dan dukungan warga Nahdliyyin.

Baca juga: Chemistry Tanpa Koalisi: Politik Personal vs Realitas Partai

"Apakah itu mungkin? Sangat mungkin. Karena bukti sejarah menunjukkan bahwa NU itu juga di sini juga besar dan sebagainya. Saya begitu yakin dapat," bebernya.

Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf menjabarkan, PKB di DPRD Surabaya pernah memiliki 11 kursi.

Namun, kursi tersebut berkurang usai PKB dilanda konflik internal.

"Kita kan pernah punya 11 kursi. PKB 11 kursi, kemudian terjadi konflik di tingkat pusat sampai menurun ke daerah, itu menyebabkan akhirnya kesolidan itu kurang," ungkap Musyafak.

Baca juga: Akui Dekat Sejak Lama, Armuji dan Musyafak Kerap Beda Arah Politik, Sering Berhadap-hadapan

Musyafak menegaskan moment Muscab merupakan langkah awal PKB menyatukan kesolidan.

Pun pemahaman bersama untuk mengembalikan kejayaan partai.

"Nah sekarang kita mencoba dengan cara-cara seperti ini untuk membuat solid dan membuat kesepahaman dalam mengelola partai ini," demikian Musyafak Rouf. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru