Mas Mirdas Wafat, Muhammadiyah Jatim Kehilangan Sosok Penggerak Kebijakan dan Pembina Anak Muda

Reporter : M Aris Effendi
Mohammad Mirdasy, Ketua LHKP PW Muhammadiyah. SELAMAT JALAN KANGMAS KOE....jasa-jasa moe akan selalu kami kenang.

 

Malang, JatimUPdate.id, – Kabar duka datang dari keluarga besar Muhammadiyah Jawa Timur.

Baca juga: Zulhas Jadi Keynote Speaker, LHKP PWM Jatim Tegaskan Politik Kebangsaan sebagai Kontrol Demokrasi

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Jatim, Muhammad Mirdasy atau yang akrab disapa Mas Mirdas, wafat pada Senin (6/4/2026).

Mas Mirdas mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.22 WIB saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang dalam usia 56 tahun.

Informasi wafatnya Mas Mirdas putera KH Abdurrahim Nur, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur era 1990 an itu beredar melalui pesan di grup koordinasi LHKP Jatim.

“Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia dengan tenang sahabat kita, Mas Mirdasy, Ketua LHKP PWM Jatim, pada Senin, 6 April, pukul 14.22 di RS UMM. Semoga beliau mendapatkan khusnul khatimah,” demikian pesan yang beredar.

Anggota Divisi Humas LHKP PWM Jatim, Aan Hariyanto, menyebut Mas Mirdas sempat mengalami penurunan kesehatan pasca Lebaran. Ia sempat dirawat di RS Prima Husada Sukorejo dan kondisinya membaik.

Namun beberapa hari setelah pulang, kesehatannya kembali menurun hingga akhirnya dirujuk ke RSU UMM.

Figur Terbuka, Jembatan Antar Generasi

Kepergian Mas Mirdas menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi Muhammadiyah, tetapi juga bagi jejaring aktivis, akademisi, hingga kalangan politik di Jawa Timur.

Ia dikenal sebagai sosok terbuka yang mampu menjadi jembatan berbagai kalangan. Relasinya luas, mulai dari internal Muhammadiyah, tokoh masyarakat, hingga aktor politik.

Di bawah kepemimpinannya di LHKP PWM Jatim, Mas Mirdas memberi warna berbeda. Ia aktif mendorong keterlibatan generasi muda dalam isu-isu strategis, khususnya kebijakan publik.

Tak sekadar memberi ruang, ia juga mempercayakan peran. Banyak anak muda diberi kesempatan tampil, belajar, bahkan terlibat langsung dalam proses perumusan gagasan.

Gaya kepemimpinan inilah yang membuatnya dekat dan dihormati lintas generasi.

Jejak Panjang: Pers, Akademik, hingga Politik

Selain dikenal sebagai Ketua LHKP PWM Jatim, Mas Mirdas juga merupakan Direktur PT Surya Media Jatim, sekaligus sosok di balik lahirnya media Maklumat.id dan Maklumat.id TV.

Ia juga memiliki rekam jejak kuat di dunia akademik. Mas Mirdas pernah menjadi dosen di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Muhammadiyah Malang.

Baca juga: Refleksi Akhir Tahun 2025: LHKP PW Muhammadiyah Jatim Dorong Perbaikan Politik dan Kebija seekan Publik di 2026

Di ranah politik, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPW Partai Persatuan Pembangunan bahkan sempat menjadi anggota DPRD Jatim pada 2004-2009.

Mas Mirdas juga pernah menjabat Sekretaris Partai NasDem Jawa Timur dan Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur.

Tak hanya itu, ia juga pernah menjadi anggota DPRD Jawa Timur periode 1997–1999 serta mengemban amanah sebagai Ketua PP Pemuda Muhammadiyah.

Warisan Gagasan dan Kaderisasi

Wafatnya Mas Mirdas bukan sekadar kehilangan seorang tokoh, tetapi juga kehilangan sosok penggerak gagasan.

Ia meninggalkan jejak penting dalam penguatan peran LHKP sebagai ruang dialektika kebijakan, sekaligus tempat tumbuhnya kader-kader muda Muhammadiyah.

Di mata banyak orang, Abah Mirdas bukan hanya pemimpin, tetapi juga pembina—yang memberi arah, sekaligus membuka jalan.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun jejak pengabdian dan semangat kaderisasi yang ia bangun akan terus hidup dan dilanjutkan.

Baca juga: Busyro : Pers Mesti Profesional Dan Menjaga Etika Jurnalisme

Catatan Redaksi JatimUPdate.id

Secara khusus Redaksi JatimUPdate.id mengucapkan ikut berduka cita atas wafatnya Ketua LHKP PW Muhammadiyah Jawa Timur yang juga Pimred Maklumat.id tersebut, semoga Mas Mirdas Husnul Khotimah, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Rencananya Redaksi JatimUPdate.id akan berkolaborasi dengan Maklumat.id.

"Semoga rencana kerjasama dua media ini [Maklumat.id dan JatimUPdate.id] tetap bisa diwujudkan," kata CEO JatimUPdate.id, Yuristiarso Hidayat.

Secara khusus Yuris mengenang sosok Mas Mirdas adalah sosok yang luar biasa akan keperpihakannya kepada kaum terpinggirkan.

"Era luapan lumpur sidoarjo, Mas Mirdas berjuang dengan warga terdampak, bahkan Mas Mirdas menuliskan buku yang berjudul Bernafas Dalam Lumpur, 2007. Saat buku itu diluncurkan, ayahandanya KH Abdurrahim Nur wafat," kenang Yuris.

Yuris kagum akan kepeduliannya terhadap kaum generasi muda yang berkiprah.

"Belum lama ini Mas Mirdas memfasilitasi adik-adik peneliti Sygma Research and Consulting podcast tentang figur Kakek Pak Presiden Prabowo, RM Margono Djojohadikusumo bersama CEO Sygma Ken Bimo Sultoni. Pesannya ke Mas Bimo, figur RM Margono mesti terus didengungkan sebagai bapak ekonomi kerakyatan," ungkap Yuris. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru