Pandaan, Pasuruan, JatimUPdate.id, — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI sekaligus Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, memimpin langsung salat jenazah dan prosesi pelepasan Muhammad Mirdasy, Ketua LHKP PWM Jawa Timur, yang wafat pada Senin (6/4/2026).
Almarhum dimakamkan di Makam Islam Kuti, Desa Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Baca juga: Waspada! Modus Broker Revitalisasi Sekolah, Kemendikdasmen: Tidak Ada Pungutan Sepeser Pun
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan dan dakwah Muhammadiyah di Jawa Timur.
Dalam sambutannya di rumah duka, Abdul Mu’ti mengenang almarhum sebagai sosok istiqamah yang konsisten mengabdikan diri untuk pendidikan dan dakwah.
“Beliau termasuk ahlul khair, orang-orang yang senantiasa berbuat kebaikan. Wafatnya menjadi pengingat sekaligus pelajaran bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menilai, almarhum merupakan figur penggerak yang berperan aktif dalam pengembangan pendidikan, sehingga kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi persyarikatan.
Baca juga: Dari Sarangan ke Perpisahan: Kontak Terakhir Muhammad Mirdasy yang Tak Terlupakan
Abdul Mu’ti mengajak seluruh pihak untuk mengikhlaskan kepergian almarhum dan mendoakan agar amal ibadahnya diterima serta menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Secara pribadi, ia mengaku memiliki kedekatan dengan almarhum sejak aktif bersama di Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. Pertemuan terakhir keduanya terjadi saat peresmian SMK Muhammadiyah 3 Ngoro (SMK Mutia).
Saat itu, almarhum masih aktif mendampingi pengembangan sekolah dan menyimpan rencana besar untuk kemajuan pendidikan ke depan.
Baca juga: Komandan Mirdasy: Sang Pendobrak Kebangkitan KOKAM
“Beliau masih memiliki cita-cita besar untuk pengembangan SMK Mutia,” kenangnya.
Suasana haru menyelimuti prosesi takziyah. Doa bersama yang dipimpin Syafiq A. Muhni menjadi penutup, mengiringi kepergian almarhum dengan harapan husnul khatimah. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat