Bondowoso, JatimUPdate.id, – Kontingen Kecamatan Prajekan tampil gemilang dalam ajang Pekan Pendidikan Berkah 2026 tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Bondowoso.
Baca juga: Uji Calon Kepsek Berbasis Kasus Nyata, Disdik Bondowoso Siapkan Solusi Krisis Kepemimpinan Sekolah
Dari sejumlah cabang lomba yang diikuti, Prajekan berhasil meraih sembilan prestasi, termasuk mengawinkan gelar juara 1 cabang bola voli mini putra dan putri.
Ajang Pekan Pendidikan Berkah 2026 sendiri digelar pada 7 hingga 16 April 2026 untuk jenjang SD se-Kabupaten Bondowoso, dengan mempertandingkan 13 cabang lomba yang mencakup bidang olahraga, seni, sains, dan keagamaan.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk menjaring sekaligus mengembangkan potensi dan bakat siswa sejak dini.
Capaian tersebut menegaskan kuatnya pembinaan siswa di wilayah Prajekan, sekaligus mengukuhkan sebagai salah satu kontingen paling berprestasi dalam ajang yang digelar Dinas Pendidikan Bondowoso tersebut.
Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Prajekan, Agus Salim Mulyadi, mengaku bangga atas prestasi yang diraih para siswa.
“Alhamdulillah, Prajekan membawa pulang sekitar sembilan trofi. Selain juara 1 voli putra dan putri, kami juga meraih juara 2 di cabang mendongeng, nyanyi solo, dan atletik kids putri, serta juara 3 pildacil putra dan putri,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menyebut, capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan berjenjang yang dilakukan di tingkat sekolah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus digelar setiap tahun, bahkan cabang lombanya bisa ditambah agar semakin banyak potensi siswa yang tergali,” katanya.
Sinergi Sekolah dan Strategi Latihan
Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Prajekan yang melibatkan 20 sekolah dasar. Kolaborasi tersebut memungkinkan penjaringan bibit unggul dilakukan secara maksimal.
Pelatih tim voli Prajekan, Wahyu, mengungkapkan tantangan tersendiri dalam proses persiapan, terutama karena bertepatan dengan bulan Ramadan.
“Kami menyesuaikan jadwal latihan. Selama puasa dilakukan malam hari, setelah Lebaran kembali ke siang hari untuk adaptasi dengan kondisi pertandingan,” jelasnya.
Semangat Juang Atlet Cilik
Semangat juang para atlet menjadi kunci keberhasilan. Sultan, pemain voli putra, mengaku bangga bisa membawa nama baik daerahnya.
“Kuncinya tidak boleh patah semangat dan harus terus latihan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Olif dari tim voli putri. Ia mengaku perjuangan latihan di bawah terik matahari terbayar dengan hasil yang diraih.
“Senang sekali bisa juara satu. Meski latihan panas-panasan, tapi semua terbayar,” tuturnya.
Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Prestasi Prajekan tak berhenti di tingkat kabupaten. Sejumlah atlet bahkan telah diproyeksikan untuk memperkuat Kabupaten Bondowoso di ajang tingkat provinsi sebagai bagian dari pengembangan prestasi berkelanjutan.
“Beberapa atlet sudah dipersiapkan untuk mewakili Bondowoso di tingkat provinsi. Ini menunjukkan kualitas mereka mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkas Agus Salim. (ries/mmt)
Editor : Miftahul Rachman