Surabaya,JatimUPdate.id - Founder Asosiasi Rumah Kos Indonesia (ARKI), Daniel Agus meminta kos harian diizinkan namun harus difungsikan sebagaimana mestinya.
Ia memahami regulasi kos harian dalam Perda Hunian Layak untuk mencegah prilaku seks bebas.
Baca juga: Di Balik Gelar Puteri Kebaya Indonesia, Ghifara Masih Berjuang Biaya ke Malaysia
"Saya tahu itu untuk mengatasi seks bebas," kata Daniel, Sabtu (18/4).
Daniel juga tak menampik terdapat kos harian yang beralih fungsi menjadi kos mesum.
Kendati begitu Daniel menegaskan masih banyak pula kos harian yang dikelola dengan baik.
"Banyak dialih fungsikan kos-kosan, tapi ada juga kos-kosan harian yang baik," papar Daniel.
Daniel menjelaskan, kos harian yang dikelola dengan baik untuk menyediakan penginapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebab Arki meyakini tak semua masyarakat mampu menginap di hotel karena keterbatasan ekonomi.
"Otomatis kan cari kos harian," tuturnya.
Baca juga: Piala Ketua DPRD Surabaya Diikuti 30 Tim, Syaifuddin Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
Ia pun meminta operasional kos harian tetap diizinkan dengan catatan difungsikan sebagaimana mestinya.
"Mohon diizinkan tetapi betul-betul difungsikan secara moral, secara baik," urai Daniel Agus. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman