Surabaya,JatimUPdate.id - Founder Asosiasi Rumah Kos Indonesia (ARKI), Daniel Agus meminta kos harian diizinkan namun harus difungsikan sebagaimana mestinya.
Ia memahami regulasi kos harian dalam Perda Hunian Layak untuk mencegah prilaku seks bebas.
Baca juga: Pengusaha Sebut Lebih Mudah Kelola Kos Campur
"Saya tahu itu untuk mengatasi seks bebas," kata Daniel, Sabtu (18/4).
Daniel juga tak menampik terdapat kos harian yang beralih fungsi menjadi kos mesum.
Kendati begitu Daniel menegaskan masih banyak pula kos harian yang dikelola dengan baik.
"Banyak dialih fungsikan kos-kosan, tapi ada juga kos-kosan harian yang baik," papar Daniel.
Baca juga: ARKI Minta Kejelasan Perda Hunian Layak, Komisi A Sebut Salah Kutip Media
Daniel menjelaskan, kos harian yang dikelola dengan baik untuk menyediakan penginapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebab Arki meyakini tak semua masyarakat mampu menginap di hotel karena keterbatasan ekonomi.
"Otomatis kan cari kos harian," tuturnya.
Baca juga: LKPJ Wali Kota 2025, DPRD Soroti Ketahanan Pangan hingga Sampah
Ia pun meminta operasional kos harian tetap diizinkan dengan catatan difungsikan sebagaimana mestinya.
"Mohon diizinkan tetapi betul-betul difungsikan secara moral, secara baik," urai Daniel Agus. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman