Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Fraksi Gerindra Surabaya, Ajeng Wira Wati menghadiri peluncuran Batik Gasing, di RW1 Airlangga, Kecamatan Gubeng, Selada (21/4).
Ajeng berharap Batik Gasing tersebut menjadi ikon budaya sekaligus motor penggerak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Surabaya.
Baca juga: PKL Ditertibkan, Komisi B DPRD Surabaya Minta Pemkot Siapkan Solusi Konkret
Ajeng menyebut peluncuran tersebut merupakan langkah strategis memperkuat identitas lokal melalui karya seni kain.
"Yang memiliki nilai filosofis tinggi," tutur Ajeng, kepada Jatimupdate.id, Selasa (21/4).
Ajeng menyebut Motif Gasing Surabaya ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari motif daerah lain.
Nama "Gasing" tambah Ajeng tidak hanya merujuk pada permainan tradisional.
Baca juga: 34.322 Data DTSEN Diklaim Sudah Bersih, Komisi D Soroti Dampak Penonaktifan PBI
Namun terdapat pesan filosofis tentang keseimbangan hidup dan kemandirian masyarakat.
"Kami ingin batik ini menjadi kebanggaan warga," tegas anggota Komisi D DPRD Surabaya itu.
Ajeng mendorong agar Pemkot menyiapkan ekosistem pemasaran yang terintegrasi. Selain dipasarkan secara mandiri oleh warga
Baca juga: Relokasi Pedagang Gresikan, DPRD: Bukan Soal Pindah, Tapi Tertib Zona
Pun Pemkot menjadikan setiap kecamatan memiliki produk unggulan (One District One Product).
"Dengan kehadiran Batik Gasing, kami optimis Gubeng akan menjadi destinasi kreatif yang berkontribusi pada pelestarian budaya Nusantara," beber Ajeng Wira Wati. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman