Menguji Ketulusan di Balik Wacana Pemekaran Dapil Surabaya

Reporter : Redaksi
Ilustrasi,Jatimupdate.id

Catatan Redaksi - Wacana pemekaran daerah pemilihan (dapil) di Surabaya sejatinya berada di persimpangan jalan yang krusial.

Apakah ini murni kebutuhan untuk merespons ledakan pertumbuhan penduduk demi efektivitas keterwakilan rakyat, ataukah cuma panggung baru untuk memuaskan syahwat politik para elite? 

Baca juga: Mengapa Para Ketua Parpol di Surabaya Mendadak Bisu?

Pertanyaan ini mendesak untuk diuji secara terbuka. Publik berhak mengetahui pemecahan wilayah ini akan benar-benar mendekatkan warga Surabaya dengan wakil rakyat mereka, atau justru hanya agenda terselubung untuk membagi-bagi "lapak baru" demi mengamankan kekuasaan kelompok tertentu.

Sikap bungkam yang ditunjukkan oleh sejumlah ketua partai politik saat ini justru memperkuat kecurigaan publik akan adanya agenda di bawah karpet. 

Diamnya para elite ini merefleksikan apatisme terhadap penataan demokrasi lokal yang sehat, di mana kenyamanan struktur lama jauh lebih berharga ketimbang pembenahan sistem keterwakilan yang lebih adil. 

Parpol tampak terlalu sibuk menyelamatkan diri di zona nyaman masing-masing, hingga mengabaikan esensi utama dari pemekaran itu sendiri, yakni pemenuhan hak konstitusional warga Surabaya secara merata.

Baca juga: Soal Pemekaran Dapil Surabaya, Pakar: Fokus ke Kualitas Representasi Bukan Kepentingan Elite

Melihat kondisi ini, Redaksi menegaskan bahwa masa depan tata kelola pemilu di Surabaya tidak boleh dibiarkan bergulir di ruang-ruang gelap. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya bersama seluruh pimpinan parpol harus segera menghentikan aksi saling tunggu dan membuka ruang dialog publik yang transparan. 

Kebijakan strategis ini tidak boleh diputuskan sepihak di atas meja kalkulasi pragmatis. 

Baca juga: Pemekaran Dapil Surabaya, Pakar Politik: Isu Demokrasi atau Cuma Kalkulasi Politik?

Parpol harus berani keluar dari persembunyian, memaparkan argumentasi mereka secara terbuka.

Selain itu membuktikan kepada warga Surabaya komitmen mereka murni untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, bukan cuma memburu syahwat politik kekuasaan.

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru