Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Kepala Staf Kepresidenan pastikan pasokan pangan melimpah dan inflasi terkendali

Reporter : Shofa
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurrachman sedang berada di Pasar Induk Kramat Jati.

 

Jakarta, JatimUPdate.id - Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, pada Selasa (9/6), guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan sebagai bagian dari pengawalan program prioritas Presiden di bidang ketahanan pangan.

Baca juga: KSP Siapkan Langkah Strategis Percepat Pembangunan 30 Kabupaten Tertinggal

Hasil pemantauan menunjukkan pasokan pangan nasional berada dalam kondisi melimpah dan inflasi tetap terkendali.

Meski terjadi fluktuasi harga pada sejumlah komoditas hortikultura akibat faktor cuaca dan dinamika pasokan pasca Idul Adha, kondisi pasar secara umum masih kondusif.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan pangan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna menjaga stabilitas inflasi, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta melindungi daya beli masyarakat.

Selain ke Pasar Induk Kramat Jati, KSP juga meninjau Pasar Induk Cipinang.

 

Baca juga: KSP Dudung Abdurrachman Tinjau Pasar Induk Cipinang, Pastikan Stok Pangan Dan Stabilitas Harga

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Induk Cipinang, Jakarta, pada Selasa (9/6). 

Dalam sidak ini Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman memastikan ketersediaan pasokan beras dan stabilitas harga pangan nasional.

Pemantauan menunjukkan pasokan beras dari daerah tetap terjaga dan berada dalam kondisi yang cukup. Untuk beras medium, harga saat ini berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp13.000 per kilogram, sementara kenaikan tipis pada beras premium dipengaruhi faktor musiman pasca-Iduladha dan diperkirakan akan kembali stabil.

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman juga mengapresiasi kualitas beras lokal yang semakin baik, sebagai hasil dari peningkatan kualitas benih, pupuk, pengolahan lahan, serta kerja keras para petani Indonesia.

Baca juga: Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG Serta Integrasi Layanan Publik

Selain beras, pasokan komoditas pangan lainnya, termasuk MinyaKita, terpantau aman dan terkendali.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan guna menjaga stabilitas pangan, mengendalikan inflasi, serta memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. (sof/yh)

 

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru