Bondowoso, JatimUPdate.id, – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bondowoso terus mengintensifkan upaya deteksi dini penyakit di tengah masyarakat.
Baca juga: 17 Siswa Lolos ke Kabupaten, Satu Tembus Nasional: Rahasia Pembinaan Paskibraka di SMAN 1 Tenggarang
Salah satunya melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di arena Car Free Day (CFD) Alun-Alun RBA Ki Ronggo, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila sekaligus rangkaian Road to Festival Muharram 2026 itu mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Sejak pagi, warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan secara gratis oleh Dinkes Bondowoso.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, dr. Arief Sudibyo, menegaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mendekatkan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang baru memeriksakan kesehatan setelah muncul keluhan atau gejala tertentu.
Padahal, sejumlah penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan kolesterol tinggi kerap berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.
“Pemeriksaan kesehatan gratis ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat,” ujar dr. Arief.
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus mengidentifikasi faktor risiko penyakit yang dapat mengganggu kualitas hidup masyarakat.
Baca juga: Jelang Berangkat ke Madinah, Jamaah Haji Kloter 86 Ikuti Terapi Bahagia
Selain membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya lebih awal, program tersebut juga diharapkan mampu menekan angka kesakitan dan mengurangi beban biaya pengobatan yang harus dikeluarkan apabila penyakit sudah memasuki tahap yang lebih serius.
“Program ini juga berfungsi menekan angka kesakitan serta mengurangi beban biaya pengobatan di masa depan melalui pemantauan kondisi kesehatan secara berkala,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Dinkes Bondowoso menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengukuran berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah acak, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi langsung dengan tenaga medis.
Melalui layanan itu, masyarakat juga dapat mengetahui lebih dini potensi risiko berbagai penyakit tidak menular yang saat ini cukup banyak ditemukan.
“Masyarakat bisa mengidentifikasi risiko penyakit serius seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi hingga kanker sebelum gejala yang lebih parah muncul,” ungkapnya.
Baca juga: Supervisi TAPM Kawal Penyusunan RKP Desa 2027 di Kecamatan Wringin
Di sela kegiatan, dr. Arif juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Menurutnya, upaya promotif dan preventif harus menjadi budaya di tengah masyarakat agar angka penyakit dapat ditekan sejak awal.
Dinkes Bondowoso berharap kegiatan serupa dapat terus dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana untuk memantau kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit.
“Kami berharap kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Yang terpenting, kami hadir untuk masyarakat menuju Bondowoso Berkah dengan masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan yang menyasar ruang-ruang publik seperti CFD, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat Bondowoso yang lebih sehat dan berkualitas. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat