Pamekasan, JatimUPdate.id - Momentum pergantian tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 H yang bertepatan dengan 1 Suro 2026, diperingati secara khidmat dan penuh haru di Kabupaten Pamekasan.
Baca juga: Perluas Jejaring Akademik dan Profesi, Prodi HTN UIN Madura Resmi Bekerja Sama dengan APSI
Bertempat di Resto Aisyah, Desa Panempan, suasana sakral menyelimuti kegiatan sosial yang diinisiasi oleh CV. Ayunda Permata Sejahtera.
Perusahaan tersebut menargetkan penyaluran santunan kepada 1.000 anak yatim yang tersebar di wilayah Pamekasan selama periode 1 hingga 10 Muharram.
Agenda tahunan ini dihadiri oleh tokoh agama, elemen sosial, serta berbagai lapisan masyarakat setempat.
Suasana haru memuncak saat pendiri sekaligus pemilik CV. Ayunda Permata Sejahtera, H. Bambang Budianto, memberikan sambutan.
Dengan suara bergetar menahan tangis, ia mengenang kembali masa kecilnya yang tumbuh tanpa kehadiran orang tua.
“Saya juga pernah merasakan kehilangan sejak kecil. Saya tahu persis bagaimana rasanya menjadi anak yang harus bertahan hidup sendiri,” ujar H. Bambang dengan mata berkaca-kaca, membuat ruang acara seketika hening.
Baca juga: Jelang Musim Panen 2026, PPR Sumenep Minta Pabrikan Rokok Dahulukan Tembakau Petani Lokal
Pengalaman masa lalu itulah yang membentuk empati mendalam di benak Bambang, hingga berkomitmen menjadikan santunan anak yatim sebagai agenda wajib perusahaan setiap bulan Muharram.
Selain santunan, CV. Ayunda Permata Sejahtera juga memiliki program rutin memberangkatkan ratusan jemaah umrah gratis.
Apresiasi ini diberikan secara khusus kepada guru ngaji, tokoh masyarakat, karyawan, serta warga yang dinilai layak menerima penghargaan atas pengabdian mereka.
Demi memastikan kegiatan berjalan tertib, tepat sasaran, dan berkesinambungan, perusahaan juga bersinergi dengan berbagai pihak terkait, termasuk mendapat dukungan serta pengawasan dari pihak Bea Cukai Madura.
Baca juga: Dilantik di UIN Madura, PAC GP Ansor Tlanakan Gariskan Dua Program Prioritas: Ideologi dan Ekonomi
Bagi CV. Ayunda Permata Sejahtera, di tengah dinamisnya dunia usaha, profit bukanlah satu-satunya tujuan. Kegiatan sosial ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral dan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Menutup jalannya acara, H. Bambang Budianto berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban dan menumbuhkan harapan baru bagi anak-anak yatim di Pamekasan.
Aksi ini menjadi salah satu potret indahnya berbagi, menghadirkan gelombang kebaikan tepat di hari yang sakral. (rilis/febri/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat