Mendagri Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Untuk Mempercepat Realisasi Tambahan TKD

Reporter : Rio Rolis
Mendagri Tito Karnavian tengah memimpin rapat dengan para staf membahas mempercepat realisasi tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) dan hibah daerah khususnya bagi daerah terdampak bencana.

Jakarta, JatimUPdate.id -  Mendagri Tito Karnavisn terus mengingatkan daerah terdampak bencana untuk mempercepat realisasi tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) dan hibah daerah.

Langkah tersebut penting karena penanganan bencana di Sumatera telah memasuki tahap pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Lebih jauh Mendagri mengungkapkan sebelumnya, atas arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat telah menyalurkan tambahan TKD sebesar Rp10,64 triliun untuk provinsi, kabupaten, dan kota di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Baca juga: Beri Pembekalan di IPDN, Menko Polkam Berpesan Agar Praja Berani Memperjuangkan Kebenaran untuk Rakyat

"Tambahan TKD tersebut diberikan kepada daerah terdampak bencana secara langsung maupun tidak," ungkap Tito Karnavian sebagaimana pers release yang diterima Redaksi JatimUPdate.id pada Kamis (18/06/2026).

Mendagri Tito menyebutkan tambahan TKD tersebut perlu segera dimanfaatkan secara optimal.

"Daerah terdampak diminta memprioritaskan pemulihan, terutama perbaikan infrastruktur yang rusak," tegas Mendagri.

Baca juga: Mendagri Tito : Pentingnya Keseimbangan Antara Pengawasan dan Pemberian Insentif Dalam Pembinaan Pemda

Bahkan Mendagri menegaskab bahwa untuk daerah yang tidak terdampak secara langsung dapat menggunakan anggaran tersebut untuk memperkuat mitigasi bencana.

"Dalam kesempatan ini, saya juga mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah (Pemda) yang menerima tambahan TKD tapi memberikan hibah kepada daerah terdampak yang masih membutuhkan dukungan," ujar Mendagri.

Secara khusus Mendagri menyebutkan daerah tersebut seperti Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Pemkot Padang, dan Pemkab Solok Selatan.

Berdasarkan data Satgas PRR Sumatera, hampir seluruh bantuan hibah tersebut telah disalurkan ke rekening penerima.

Baca juga: Jatim Raih National Governance Awards 2026 - Outstanding Province in Supporting Koperasi Desa Merah Putih Program

Namun, masih terdapat satu bantuan yang belum terealisasi, yakni hibah dari Pemkab Labuhan Batu kepada Pemkab Gayo Luwes.

"Karena itu, saya mengingatkan Pemkab Gayo Lues segera menuntaskan persyaratan administrasi yang diperlukan agar dana hibah tersebut dapat digunakan untuk pemulihan pascabencana," tegas Mendagri.

 

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru