Surabaya,JatimUPdate.id - Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya telah menyelenggarakan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD), di Kabupaten Pasuruan, 26-28 Juni 2026.
Ketua pelaksana, Meuthia Raisa Friesmediansyah Daz mengatakan KTD bukan hanya menjadi proses transfer pengetahuan organisasi.
Baca juga: GMNI Jember Soroti Potensi Politisasi Koperasi Merah Putih Jelang Pemilu 2029
Namun juga menjadi ruang pembentukan karakter kader yang berpikir kritis, progresif, serta memberikan solusi atas persoalan masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan kaderisasi GMNI yang bertujuan membentuk kader berideologi Marhaenisme, memiliki integritas, kemampuan intelektual, serta komitmen dalam memperjuangkan kepentingan rakyat," tuturnya, Selasa (30/6).
Melalui proses kaderisasi ini, ia berharap lahir kader-kader GMNI yang tidak hanya memahami nilai-nilai Marhaenisme secara teoritis.
Kader tambah dia, harus dapat mengimplementasikan nilai Marhaenisme tersebut dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Baca juga: 125 Tahun Bung Karno: Kewajiban Marhaenis Melahirkan Kader-kader Progresif-Revolusioner
"Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang telah diisusun untuk memperkuat pemahaman ideologi, wawasan kebangsaan, serta keterampilan berorganisasi," urainya.
Ia menegaskan dengan terselenggaranya KDT, DPK GMNI Untag Surabaya berkomitmen untuk mencetak kader yang berkarakter, berintegritas.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan estafet perjuangan organisasi demi mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.
"Sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan ajaran Marhaenisme," bebernya.
Pembukaan dan peresmian KTD DPK GMNI Untag Surabaya dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina YPTA Surabaya sekaligus Walikota Surabaya ke-14 Bambang Dwi Hartono. (Roy/mmt).
Editor : Miftahul Rachman