Kediri, JatimUPdate.id – Berawal dari niatan membuat konten kereta api, malah berjumpa dan terlibat pada situasi tidak terduga, yakni mencegah potensi kecelakaan kereta api.
Baca juga: Gus Yusuf Chodari, PBNU dan Amanat Sejarah yang Tak Boleh Dikhianati
Tak hanya itu, Aris Susanto, seorang kreator konten yang berhasil mencegah potensi kecelakaan kereta api di perlintasan sebidang Mengkreng, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendapatkan apresiasi dari PT Kereta Api Indonesia.
Penghargaan diberikan sebab dengan kepedulian dan kesigapan Aris yang berasal dari Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, tersebut membantu menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng, membuat potensi kerugian yang lebih besar dapat terhindarkan.
Peristiwa ini terjadi di JPL 303A KM 213+705 petak jalan Kertosono–Papar pada Rabu (22/7) pukul 01.48 WIB, di mana palang pintu perlintasan tidak tertutup saat KA 152 Brantas relasi Pasarsenen–Blitar melintas.
Aris diundang langsung mengikuti apel pegawai di kantor Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun, Senin (26/7/2026).
Selain mendapatkan piagam penghargaan, PT KAI Daop 7 Madiun juga memberikan uang pembinaan sebesar Rp 2,5 juta atas prestasinya tersebut.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan, apresiasi kepada Aris merupakan bentuk penghargaan atas kepedulian nyata terhadap keselamatan di perlintasan sebidang.
"Apa yang dilakukan Aris Susanto merupakan contoh nyata bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kepedulian dan kesigapannya menjadi teladan bagi masyarakat maupun insan KAI dalam membangun budaya keselamatan," ujar Tohari dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Tohari mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan mematuhi rambu-rambu, sinyal, serta arahan petugas.
Pengguna jalan juga wajib berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang.
Dia menambahkan, palang pintu bukan merupakan alat pengaman utama bagi pengguna jalan, melainkan berfungsi untuk mengamankan perjalanan kereta api. Keselamatan di perlintasan sangat bergantung pada kedisiplinan setiap pengguna jalan.
Aris Susanto (34) menyampaikan apresiasinya kepada pihak KAI. Dirinya tidak menyangka langkah sigap yang dilakukannya itu berdampak besar dan langkah tersebut merupakan rasa kasih sayang antara masyarakat dan KAI.
"Jujur saya enggak sampai berangan sejauh ini dan terima kasih atas apresiasi KAI Daop 7. Mungkin ini sebagai gambaran kalau KAI dicintai masyarakat, dan KAI mencintai masyarakat," ujar Aris Susanto.
Sebelumnya diberitakan kecelakaan antara sejumlah kendaraan dengan kereta api nyaris terjadi di perlintasan sebidang di Mengkreng, Rabu (22/7/2026) dini hari.
Penyebabnya karena penjaga palang pintu perlintasan tertidur sehingga lalai menutup palang pintu saat kereta hendak lewat.
Aris Susanto, seorang kreator konten yang tidak sengaja berada di situasi itu, segera berteriak untuk memancing respons warga untuk menghalau kendaraan agar tidak melintasi perlintasan kereta api. Ada pula warga yang menggedor ruang pos jaga perlintasan.
Upaya gotong royong warga itu membuahkan hasil. Situasi yang mencekam berhasil dilalui. Kereta tetap bisa melintas dan kecelakaan dapat terhindarkan. Sedangkan petugas jaga palang pintu kemudian mendapatkan sanksi dari KAI.
Pewarta Rachmad Hidayatullah (mam/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat