Kadam Mustoko Terpilih Kembali Pimpin PWI Lamongaj 2026-2029

PWI Jatim, Lutfil Hakim : Pers perlu perkuat kajian kemandirian fiskal daerah

Reporter : Wahyu Bahrudin
Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim berfoto bersama dengan Anggota PWI Lamongan seusai Konfercab yang memilih Kadam Mustoko sebagai ketua PWI Lamongan 2026-2029.

 

Lamongan, JatimUPdate.id- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Luthfil Hakim mendorong insan pers memperkuat kajian mengenai kemandirian fiskal daerah agar dapat memberikan kritik yang berbasis data sekaligus solusi bagi pemerintah daerah.

Baca juga: Lutfil Hakim Raih Radar Surabaya Award 2026, Dinobatkan sebagai Tokoh Pers Jawa Timur

"Ketahanan fiskal kita masih sekitar 2,5 persen. Karena itu, teman-teman PWI harus memiliki kajian untuk mengkritik sekaligus memberikan solusi kepada pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," kata Luthfil dalam Konferensi PWI Kabupaten Lamongan ke-V di Lamongan, Senin (3/08/2026).

Ia menilai pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi mediator antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Menurut dia, peran tersebut penting untuk mendorong optimalisasi sektor unggulan yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD dan memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Luthfil juga menyoroti sektor pertanian Lamongan yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional. Menurut dia, tingginya produksi padi harus diiringi dengan pemenuhan kebutuhan benih, irigasi, pupuk, dan infrastruktur pertanian agar produktivitas dapat terus dipertahankan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi Indonesia pada 2025 mencapai 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 13,29 persen dibandingkan 2024. 

Baca juga: PWI dan IJTI Minta DPRD Nganjuk Kawal Tuntutan Prabowo Klarifikasi Istilah 'Londo Ireng' yang Disematkan ke Wartawan

Kenaikan tersebut ditopang oleh luas panen sekitar 11,32 juta hektare dan menghasilkan produksi beras nasional sebesar 34,69 juta ton untuk konsumsi pangan penduduk.

Capaian tersebut menegaskan posisi Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan utama di tingkat provinsi maupun nasional.

Sementara itu, dalam APBD 2026 Pemerintah Kabupaten Lamongan menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar sekitar Rp670 miliar.

Luthfil berharap insan pers dapat memperkuat fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah dalam mendorong kebijakan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian fiskal daerah.

Baca juga: Tolak Keras Istilah "Londo Ireng", PWI dan IJTI Nganjuk Serukan Persatuan Jaga Kemerdekaan Pers

Pada kesempatan itu, Konferensi PWI Kabupaten Lamongan ke-V menetapkan Kadam Mustoko sebagai Ketua PWI Kabupaten Lamongan untuk masa bakti tiga tahun ke depan. 

Ia terpilih dalam forum konferensi yang diikuti puluhan anggota PWI setempat dan diharapkan dapat memperkuat peran organisasi dalam mendukung profesionalisme pers serta pembangunan daerah. (ant/wb/yh)

 

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru