Tanamkan Empati Sejak Dini, Mahasiswa Baru Fakultas Hukum Universitas Billfath Bagikan Sembako di PKKMB

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Billfath Lamongan menyerahkan paket sembako kepada warga dalam rangkaian PKKMB, Selasa (15/9/2026).
Mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Billfath Lamongan menyerahkan paket sembako kepada warga dalam rangkaian PKKMB, Selasa (15/9/2026).

Lamongan, JatimUPdate.id, – Mengawali perjalanan di dunia perguruan tinggi dengan berbagi kepada sesama, mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Billfath Lamongan turun langsung membagikan paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan kampus.

Kegiatan bakti sosial tersebut digelar pada Selasa, 15 September 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Hukum Universitas Billfath.

Bersama pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), mahasiswa baru mendatangi rumah-rumah warga secara langsung. Mereka tidak hanya menyerahkan paket sembako, tetapi juga menyempatkan diri berbincang dan menyapa masyarakat.

Bagi mahasiswa baru, kegiatan tersebut menjadi pengalaman awal untuk melihat kehidupan masyarakat dari dekat. Mereka diajak memahami bahwa perjalanan sebagai mahasiswa hukum tidak hanya berkaitan dengan teori, pasal, dan aturan, tetapi juga tentang manusia dan persoalan sosial yang ada di sekitarnya.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Billfath, Sutiono, SH., MH., mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menanamkan kepedulian sosial kepada mahasiswa.

Menurutnya, ilmu hukum tidak cukup dipahami hanya melalui pembelajaran di ruang kuliah. Mahasiswa hukum juga perlu memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat sebagai bekal untuk memahami makna keadilan dan kemanfaatan hukum.

“Hukum tidak berdiri di ruang hampa. Mahasiswa Hukum Universitas Billfath harus memahami sejak awal bahwa ilmu hukum ada untuk menghadirkan keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat. Kegiatan bakti sosial pada PKKMB ini adalah langkah awal melatih kepedulian tersebut,” ujar Sutiono saat melepas tim bakti sosial.

Paket bantuan yang dibagikan berisi sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, dan kebutuhan harian lainnya.

Bantuan tersebut dihimpun dari donasi sukarela mahasiswa baru, pengurus BEM, serta dukungan dosen dan civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Billfath.

Ketua Pelaksana PKKMB sekaligus Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Billfath, Dani Irwanto, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas agar PKKMB tidak berhenti pada kegiatan pengenalan lingkungan kampus dan aktivitas seremonial.

“Kami ingin mahasiswa baru merasakan langsung indahnya berbagi dan menyadari fungsi sosial mereka sebagai agen perubahan,” ujar Dani.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mendatangi warga secara door to door. Interaksi langsung itu diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati sekaligus kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekitar.

Bagi warga penerima bantuan, kedatangan mahasiswa menjadi perhatian tersendiri. Paket sembako yang diterima dinilai membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Billfath. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan dapur kami beberapa hari ke depan. Semoga kuliahnya lancar dan kelak menjadi sarjana hukum yang jujur serta peduli kepada rakyat kecil,” ujar salah seorang warga.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Melalui rangkaian PKKMB tersebut, Fakultas Hukum Universitas Billfath berupaya mengenalkan kehidupan kampus sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial kepada mahasiswa sejak awal perjalanan akademiknya.

Dari kegiatan sederhana berbagi sembako, mahasiswa baru diajak belajar bahwa memahami hukum juga berarti memahami manusia dan kehidupan masyarakat yang menjadi bagian penting dari hadirnya keadilan. (ries/yh)