Brankas Kampus KH Abdul Chalim Mojokerto Dibobol, Uang Operasional Lebih dari Rp1 Miliar Raib

Reporter : Imam Hambali
Gedung Rektorat Universitas KH Abdul Chalim (UAC) di Jalan Tirtowening 17, Dusun Bendorejo, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, brankasnya dibobol maling.

 

Mojokerto, JatimUPdate.id - Brankas Universitas KH Abdul Chalim (UAC) di Jalan Tirtowening 17, Dusun Bendorejo, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, dibobol maling.

Baca juga: Guru Besar UIN Bandung Sebut Magister Hukum Keluarga Islam UAC Harus Jadi Solusi Problem Rumah Tangga

Uang operasional kampus lebih dari Rp1 miliar dilaporkan raib.

Kepala Desa Bendunganjati, Dadang Saifudin, mengatakan pelaku diduga masuk ke area kampus melalui kompleks MTs Unggulan Hikmatul Amanah (Hikam) yang berada tepat di sisi utara Universitas KH Abdul Chalim.

Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang yang diduga pelaku menggunakan penutup wajah saat menjalankan aksinya.

"Informasi dari rekan-rekan, terekam CCTV yang dari lapangan Hikam. Pelaku memakai penutup wajah," kata Dadang, Sabtu (8/8/2026) sore.

Aksi Berlangsung Sekitar 30 Menit
Menurut Dadang, pembobolan brankas terjadi pada Rabu (22/7/2026) dini hari.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku berada di sekitar lokasi selama kurang lebih 30 menit, yakni mulai pukul 03.18 WIB hingga 03.48 WIB.

"Informasinya Rp1 miliar lebih. Uang operasional kampus semua," ujarnya.

Baca juga: Dari Bawean untuk Nusantara: SDIT Al-Huda Borong Prestasi di KISAH 2026

Aksi pencurian tersebut diketahui pada pagi hari. Polisi kemudian menerima laporan dan melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV, serta meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

"Informasinya (pencurian) diketahui paginya. Satpam Hikam, satpam kampus dan petugas kebersihan yang dipanggili polisi," kata Dadang.

Ditangani Satreskrim Polres Mojokerto

Kapolsek Pacet AKP MK Umam membenarkan adanya kasus pembobolan brankas di kampus tersebut. Namun, penanganan perkara kini dilakukan Satreskrim Polres Mojokerto.

Polsek Pacet, kata Umam, turut membantu proses awal penyelidikan kasus tersebut.

"Uang yang dicuri lebih dari Rp1 miliar. Pelakunya yang nampak di CCTV yang jelas dua orang," ujar Umam.

Polisi masih mendalami rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengidentifikasi kedua pelaku. Petugas juga memburu keberadaan mereka guna mengungkap kasus pencurian tersebut. (ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru