Oleh Septivan Wismo Pratama
Jember, JatimUPdate.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Inovasi Pesantren (KKN-IP) Kelompok 10 UPN "Veteran" Jawa Timur menggelar sosialisasi edukatif bertajuk DiplomaSpeak di SMA Ahlul Irfan Al-Kholily, Bangsalsari, Kabupaten Jember, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan ini diinisiasi untuk memperkenalkan wawasan mengenai hubungan internasional serta dinamika dunia modern kepada para santri tingkat SMA.
Mengangkat tema perubahan aktor global dan pentingnya berpikir kritis, DiplomaSpeak hadir membekali santri agar siap menjadi bagian dari masyarakat global.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak memahami bahwa hubungan internasional saat ini tidak lagi sebatas interaksi formal antarnegara.
Perkembangan teknologi, media sosial, dan globalisasi telah membuka ruang bagi individu, kelompok masyarakat, organisasi, hingga tokoh publik untuk memiliki pengaruh kuat terhadap berbagai isu di tingkat global.
Materi disampaikan dengan pendekatan yang dekat melalui contoh fenomena populer sehari-hari.
Baca juga: Riset Metafora Bahasa UPNVJT Perkuat Kampanye Lingkungan Earth Hour Malang
Tim mahasiswa menunjukkan bagaimana tindakan seorang individu maupun kelompok di media siber dapat menarik perhatian publik luas hingga menghasilkan dampak yang melintasi batas negara.
Selain mengenalkan dinamika aktor global, DiplomaSpeak menaruh perhatian besar pada penguatan literasi informasi.
Para santri diajak untuk tidak mudah memercayai maupun menyebarkan informasi yang viral sebelum melakukan verifikasi.
Peserta dibiasakan untuk selalu memeriksa sumber, memahami konteks, serta mempertimbangkan dampak sebelum membagikan suatu pesan.
"Setiap informasi yang kita terima dan setiap tindakan yang kita lakukan di ruang digital memiliki potensi memberikan dampak kepada orang lain. Karena itu, kita perlu menjadi generasi yang lebih kritis, bijak, dan bertanggung jawab," ujar Harits Wildansyah Karlin Sudianto, pemateri program DiplomaSpeak, Selasa (11/8/2026).
Pihak sekolah dan pengurus pesantren menyambut positif inisiatif ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan para santri mengenai dunia luar, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa santri juga merupakan bagian tak terpisahkan dari warga dunia.
Melalui DiplomaSpeak, para peserta diajak menyadari bahwa dunia masa depan tidak hanya dibentuk oleh keputusan para pemimpin negara, melainkan juga oleh kontribusi serta tindakan bijak individu dalam kehidupan sehari-hari.
Tim KKN-IP Kelompok 10 UPN "Veteran" Jawa Timur berharap program edukasi seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai sarana bagi generasi muda pesantren untuk mengenali isu global, berpikir kritis, dan berkontribusi secara positif di tengah era yang saling terhubung. (yh/mmt)
Editor : Miftahul Rachman