Polisi Hadir di Sekolah, Orang Tua Asuh Polsek Kalideres Edukasi Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Reporter : Shofa
Sejumlah personel Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat hadir di SMAN 94 Jakarta, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (2/8/2026).

 

 

Baca juga: Polres Jakbar Bongkar Aksi Komplotan Keluarga Bobol ATM di Cengkareng, Satu Pelaku Masih Diburu


Jakarta Barat, JatimUPdate.id – Polres Metro Jakarta Barat melalui Polsek Kalideres terus memperkuat pendekatan humanis kepada kalangan pelajar melalui program Orang Tua Asuh. 

Kali ini, sejumlah personel Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat hadir di SMAN 94 Jakarta, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Wakapolsek Kalideres AKP Aep Haryaman, S.H., M.H. selaku Padal bersama sejumlah personel yang ditugaskan sebagai orang tua asuh di lingkungan sekolah.

Kehadiran polisi di sekolah tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga membangun komunikasi serta kedekatan dengan para pelajar.

Dalam kegiatan tersebut, personel terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menyampaikan maksud dan tujuan kehadiran polisi sebagai orang tua asuh.

Melalui program ini, polisi diharapkan dapat menjadi sosok yang dekat dengan para pelajar, tempat berdiskusi sekaligus memberikan pendampingan agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan dalam pergaulan.

Dalam kesempatan tersebut, para pelajar diberikan edukasi dan imbauan agar tidak terlibat dalam aksi tawuran, penyalahgunaan narkoba maupun berbagai bentuk pelanggaran pidana.

Para siswa juga diingatkan agar tidak mudah terbawa arus pergaulan maupun ajakan yang dapat merugikan diri sendiri, termasuk keterlibatan dalam aksi unjuk rasa yang tidak sesuai dengan kapasitas mereka sebagai pelajar.

AKP Aep Haryaman mengatakan, masa sekolah merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan masa depan generasi muda. 

Baca juga: Bupati Sidoarjo Minta Pengawasan SPPG Diperketat Usai Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG

Karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua dan kepolisian untuk memberikan pendampingan kepada para pelajar.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai polisi, tetapi juga sebagai orang tua dan sahabat bagi para pelajar. Kami mengajak mereka untuk menjaga diri, menjauhi tawuran, narkoba dan berbagai kegiatan yang dapat merusak masa depan,” ujar Aep.

Ia juga mengajak para pelajar untuk lebih terbuka dalam berkomunikasi apabila menghadapi persoalan di lingkungan sekolah maupun pergaulan.

Menurutnya, pendekatan yang humanis dan komunikasi yang baik menjadi salah satu cara untuk mencegah berbagai persoalan di kalangan remaja sejak dini.

“Kalau ada persoalan, jangan dipendam sendiri. Sampaikan kepada guru, orang tua atau pihak kepolisian. Kami siap mendengarkan dan membantu mencari solusi,” tuturnya.

Baca juga: Viral DC Masuk ke Mobil Warga di Cengkareng, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan dan Diproses Hukum

Program Orang Tua Asuh juga menjadi sarana bagi personel kepolisian untuk membangun komunikasi berkelanjutan dengan pihak sekolah. 

Dengan adanya hubungan yang lebih dekat, berbagai potensi gangguan kamtibmas yang melibatkan pelajar diharapkan dapat dideteksi dan dicegah lebih awal.

Polisi juga mengingatkan para siswa agar mengisi masa muda dengan kegiatan positif, belajar dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan sekolah.

Melalui pendekatan tersebut, Polres Metro Jakarta Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah generasi muda, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut memberikan perhatian dan pendampingan demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif. (rilis humas polresta Metro Jakarta Barat/sof/yh)

 

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru