Surabaya,JatimUPdate.id – Bawaslu Kota Surabaya mengikuti pertandingan persahabatan mini soccer dengan DPC PKB Surabaya di Turbo Mini Soccer, Kamis, (17/9).
Ketua Bawaslu Surabaya Novli Bernado Thyssen mengatakan kegiatan tersebut merupkan bagian dari konsolidasi demokrasi yang dikemas melalui olahraga.
Baca juga: Bangun Komunikasi Demokrasi, PKB Surabaya Gelar Pertandingan Mini Soccer dengan Bawaslu
Menurut Novli, konsolidasi demokrasi tidak selalu harus dilakukan melalui forum formal.
Pertandingan mini soccer dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan nilai kepatuhan terhadap aturan, fair play, dan sportivitas.
“Ya, ini adalah bagian dari bentuk konsolidasi demokrasi ya. Yang mana konsolidasi demokrasi itu tidak hanya berbicara lewat forum-forum formil saja,” kata Novli.
Baca juga: Komisi B DPRD Surabaya Dorong Monev Berkala SWK, Kebersihan Jadi Sorotan
Ia mengatakan pertandingan olahraga mengajarkan setiap pemain untuk menaati regulasi.
Pelanggaran dalam pertandingan juga memiliki konsekuensi berupa sanksi, mulai dari ringan hingga berat.
“Jika ada pelanggaran tentu ada sanksi yang diberikan, mulai dari sanksi ringan sampai dengan sanksi berat. Nah, sportivitas, fair play itu sangat penting,” ujarnya.
Baca juga: Musim Pancaroba, Zuhrotul Mar’ah Ingatkan Warga Waspadai Gejala ISPA
Novli menilai prinsip tersebut juga relevan dalam pemilu. Peserta dan penyelenggara pemilu membutuhkan pemahaman yang sama mengenai kepatuhan terhadap regulasi, sportivitas, dan aturan yang berlaku.
“Nah, ini yang ingin kita tunjukkan kepada publik ya. Pembelajaran demokrasi melalui lapangan pertandingan. Begitu kira-kira,” kata Novli. (Roy/mmt)
Editor : Miftahul Rachman