Bondowoso, JatimUPdate.id, – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menjajaki kerja sama dengan Politeknik Negeri Jember (Polije) untuk mendukung pengembangan potensi daerah. Kolaborasi ini diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan sektor pertanian, hingga pengembangan ekonomi lokal.
Penjajakan tersebut dibahas dalam audiensi jajaran pimpinan Polije bersama Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, di Ruang Paringgitan, Pendopo Raden Bagus Assra, Rabu (4/11/2026).
Baca juga: Jembatan Sentong Bondowoso Segera Dibuka Kembali, Pengendara Diimbau Tak Berhenti untuk Swafoto
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Beberapa sektor yang menjadi perhatian di antaranya peningkatan kualitas SDM, pengembangan inovasi berbasis pendidikan vokasi, penerapan hasil riset di bidang kehalalan dan pertanian, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pengembangan pariwisata daerah.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyambut baik inisiatif Polije untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, perguruan tinggi vokasi memiliki keunggulan akademis dan kemampuan terapan yang dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Pemkab Bondowoso selalu terbuka terhadap peluang kolaborasi dengan dunia perguruan tinggi. Terlebih, Polije memiliki keunggulan akademis dan kemampuan terapan yang dinilai relevan untuk mengoptimalkan potensi daerah," ungkapnya.
Ia berharap penjajakan tersebut tidak berhenti pada pembahasan rencana kerja sama, tetapi dapat diwujudkan melalui program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Baca juga: Cegah Stunting dari Desa, KPM se-Kecamatan Tenggarang Diperkuat
Menurutnya, dukungan keahlian perguruan tinggi dibutuhkan untuk mengembangkan berbagai sektor potensial di Bondowoso, mulai dari pertanian, teknologi terapan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Sementara itu, jajaran Polije menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan Bondowoso melalui kontribusi keahlian akademis, penelitian, serta pemanfaatan teknologi tepat guna. Dukungan tersebut diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.
Audiensi tersebut juga membahas langkah teknis untuk merealisasikan peluang kerja sama. Jajaran Pemkab Bondowoso, khususnya perangkat daerah terkait, diharapkan dapat menindaklanjuti hasil pembahasan dari aspek regulasi, tata kelola kewilayahan, hingga integrasi program antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Baca juga: Baznas Bondowoso Salurkan 154 Paket Alat Usaha, Siapkan Beasiswa dari Sedekah Sekolah
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak akan menyusun pemetaan potensi dan merumuskan bentuk kerja sama secara lebih terperinci. Rencana penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara teknis akan dipersiapkan oleh Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Bondowoso bersama tim Polije.
Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Bondowoso berharap keahlian dan hasil riset perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi daerah, meningkatkan daya saing ekonomi lokal, serta memperkuat kualitas SDM.
Kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi salah satu upaya mendorong pembangunan Bondowoso yang lebih maju dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat