Jembatan Sentong Bondowoso Segera Dibuka Kembali, Pengendara Diimbau Tak Berhenti untuk Swafoto

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Kondisi terkini Jembatan Sentong di perbatasan Nangkaan-Sukowiryo, Bondowoso, yang telah rampung dibangun ulang dan siap dibuka kembali untuk umum pada Jumat (6/11/2026).
Kondisi terkini Jembatan Sentong di perbatasan Nangkaan-Sukowiryo, Bondowoso, yang telah rampung dibangun ulang dan siap dibuka kembali untuk umum pada Jumat (6/11/2026).

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Jembatan Sentong yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Jember dijadwalkan kembali dibuka untuk seluruh pengguna jalan pada Jumat (6/11/2026), setelah proses pembangunan ulang rampung.

Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Heri Nugroho mengatakan, rencana pembukaan jembatan tersebut merupakan hasil koordinasi lintas instansi. Pembukaan dilakukan setelah pekerjaan konstruksi dinyatakan selesai 100 persen, termasuk melalui pengujian struktur dan aspek keselamatan.

Menurut Heri, kepolisian telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan setelah jembatan kembali beroperasi.

Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas di jalur pengumpan sisi utara dan selatan hingga penempatan personel untuk melakukan pengaturan serta patroli.

Heri juga mengingatkan pengendara agar tidak berhenti di atas jembatan untuk berswafoto, merekam video, maupun melakukan siaran langsung di media sosial. Aktivitas tersebut berpotensi menghambat arus kendaraan sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Terlebih ketika volume kendaraan meningkat setelah jembatan dibuka,” ujarnya, Senin (2/11/2026).

Ia berharap seluruh pengguna jalan mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta mengutamakan keselamatan selama melintasi jembatan tersebut.

Sebagai informasi, Jembatan Sentong sebelumnya mengalami kerusakan hingga sebagian badan jembatan ambrol pada Senin (23/2/2026). Kerusakan terjadi di sisi barat jembatan yang berada di perbatasan Kelurahan Nangkaan dan Desa Sukowiryo.

Pembangunan ulang jembatan dilakukan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur dengan konstruksi girder beton. Proyek tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp17,5 miliar, dengan lebar jembatan yang ditingkatkan dari sebelumnya 9 meter menjadi 14 meter. (ries/yh)