Gebyar Finger Painting 2026, Kadisdik Bondowoso Tekankan Pentingnya Inovasi Pembelajaran PAUD

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, menyampaikan sambutan pada Gebyar Finger Painting 2026 di Pendopo Bupati Bondowoso, Sabtu (31/10/2026). (Foto: Kominfo Bondowoso)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, menyampaikan sambutan pada Gebyar Finger Painting 2026 di Pendopo Bupati Bondowoso, Sabtu (31/10/2026). (Foto: Kominfo Bondowoso)

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, menekankan pentingnya inovasi pembelajaran serta sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan orang tua dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Hal itu disampaikan Taufan saat menghadiri Gebyar Finger Painting 2026 yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Bondowoso di Pendopo Raden Bagus Assra, Sabtu (31/10/2026).

Dalam sambutannya, Taufan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, metode pembelajaran inovatif seperti finger painting memiliki peran penting dalam merangsang tumbuh kembang anak secara optimal.

"Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan orang tua sangat penting dalam memajukan pendidikan anak usia dini. Inovasi metode pembelajaran seperti finger painting juga sangat penting untuk merangsang tumbuh kembang anak secara optimal," ujar Taufan.

Mengusung tema "Wujudkan Layanan TK Berkualitas", kegiatan tersebut diikuti 420 guru TK anggota IGTKI se-Kabupaten Bondowoso. Selain menjadi wadah pengembangan kreativitas dan kompetensi pendidik, Gebyar Finger Painting 2026 juga menjadi ajang seleksi menuju Porseni IGTKI Provinsi Jawa Timur XV yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Desember 2026.

Ketua IGTKI Kabupaten Bondowoso, Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menghadirkan Widianto sebagai pemateri. Ia merupakan guru TK berprestasi yang pernah meraih juara II lomba finger painting pada Porseni IGTKI Provinsi Jawa Timur XIV tahun 2023.

Prestasinya berlanjut saat mewakili IGTKI Jawa Timur pada Porseni Nasional X dan berhasil meraih juara I.

Bagi sebagian peserta, kegiatan ini juga menjadi pengalaman baru. Nur Lailatul Arafah, peserta dari TKIT Al-Ishlah Bondowoso, mengaku baru pertama kali mengikuti lomba finger painting.

Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru, terutama mengenai teknik melukis menggunakan jari.

"Banyak hikmah dan banyak hal yang saya dapat," ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso, Zakiyatul Fahiroh As'ad, serta jajaran pengurus IGTKI, GOPTKI, PP PAUD, perwakilan PGRI, dan para pengawas.

Dalam kesempatan itu, Zakiyatul membacakan sambutan Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa finger painting bukan sekadar kegiatan melukis dengan jari, tetapi juga menjadi sarana mengembangkan kreativitas, imajinasi, kemampuan motorik halus, dan keberanian anak untuk berekspresi.

Bunda PAUD juga mengingatkan para pendidik agar tidak hanya berorientasi pada hasil karya, tetapi memberikan ruang kepada anak untuk berani mencoba, berkreasi, dan mengembangkan kepercayaan diri.

"Jangan hanya mengajarkan anak untuk menghasilkan karya yang indah, tetapi berikan ruang bagi mereka untuk berani mencoba, berkreasi, dan percaya pada kemampuannya sendiri. Yang terpenting bukanlah seberapa sempurna hasil karya anak, melainkan seberapa jauh proses itu membantu mereka tumbuh, belajar, dan berkembang," demikian pesan dalam sambutan Bunda PAUD.

Melalui kegiatan tersebut, para pendidik TK/PAUD di Bondowoso diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, ramah anak, serta menyenangkan.

Gebyar Finger Painting 2026 berlangsung dengan antusiasme ratusan peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi berkreasi bersama para guru. (ries/yh)