Blitar (JatimUpdate.id) -Miris, Anggaran Pemerintah Kabupaten Blitar Tidak Cukup Untuk Perbaikan Jalan Rusak. Banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi kerusakan jalan yang banyak ditemui di Kabupaten Blitar. Jalan rusak di Kabupaten Blitar semakin parah. Utamanya di wilayah pinggiran, yang jauh dari pusat pemerintahan. Kerusakan didominasi dengan Jalan berlubang, mulai yang berukuran kecil hingga besar.
Saat musim hujan seperti saat ini, Jalan berlubang akan digenangi air hingga membahayakan pengendara yang melintas.
Baca juga: Satukan Langkah dari Desa, TMMD ke-127 Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Krisik Blitar
Pantauan reporter JatimUpdate.id ada beberapa ruas jalan di Blitar yang diketahui kondisinya parah. Diantaranya di Kecamatan Wates, Binangun, Panggungrejo, Nglegok dan Garum, warga sampai menanam pohon pisan di jalan yang rusak.
Rahmat Santoso, Wakil Bupati Blitar membenarkan kerusakan jalan di Kabupaten Blitar sangat banyak, namun anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar tidak mencukupi untuk perbaikan jalan rusak.
Ia mengaku sampai saat ini masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan di Kabupaten Blitar, namun belum bisa dilakukan perbaikan.
Baca juga: Panen Perdana Melon BUM Desa Bakung, Dana Desa Rp270 Juta Berbuah Manis hingga 5 Ton
Kata dia, kerusakan jalan yang belum bisa diperbaiki tersebar hampir di semua wilayah, di antaranya seperti di Wates, Binangun, Nglegok & beberapa daerah lain.
Menurut Rahmat, kondisi geografis di Kabupaten Blitar cukup luas, sementara anggaran untuk perbaikan jalan rusak masih terbatas. Sehingga perbaikan jalan dilakukan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas yang disesuaikan dengan kondisi kerusakan jalan.
Baca juga: Pembangunan Desa di Kabupaten Blitar: Dari Serapan Anggaran ke Dampak Nyata
Rahmat mengaku Pemkab Blitar juga tidak pasrah & tidak tinggal diam dengan kondisi ini.
Pemkab Blitar, tegasnya, terus berupaya kolaborasi dengan anggaran dari Pemerintah Povinsi maupun Pemerintah Pusat. (yah)
Editor : Redaksi